ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Pengertian dan Tugas Supervisor

4 min read

Pengertian dan Tugas Supervisor

Supervisor atau sering disingkat dengan SPV merupakan salah satu jabatan yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Keberadaannya cukup vital karena fungsi serta tanggung jawab yang diembannya. Supervisor adalah jabatan yang menuntut kemampuan teknis, manajerial, dan komunikasi interpersonal yang sangat mumpuni. Tak heran, topik mengenai SPV selalu menarik untuk dibicarakan.

. Baca pembahasan lebih lanjut dengan penerangan artikel berikut ini.

a. Pengertian Supervisor Adalah

Supervisor adalah seseorang yang berfungsi sebagai penyelia atau mempunyai kewenangan untuk memberikan arahan. Posisi dalam perusahaan SPV berada di bawah manager namun di atas staf pelaksana, sehingga SPV yaitu ibarat jembatan yang berada di antara manager dan staf pelaksana. SPV adalah penghubung antara arahan strategis dengan instruksi teknis pada suatu perusahaan dengan perusahaan lain. Sebuah jabatan tentu saja ada tugas yang diembannya, dan SPV pun memiliki tugasnya tersendiri dalam sebuah perusahaan.

b. Tugas dan Fungsi Supervisor

Secara garis besar, tugas supervisor adalah melakukan tugas strategis yang telah ditetapkan oleh pihak manajerial melalui manager. Tugas SPV di antara lain adalah mengatur kerja dari para staf, membuat rencana kerja harian, mingguan, atau bulanan, membuat jadwal kegiatan staf, serta membuat job description untuk para staf. SPV juga bertugas untuk memberikan pengarahan, motivasi dan briefing kepada para staf.

Pengertian dan Tugas Supervisor

Hal yang paling penting adalah seorang SPV harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan dari para staf pelaksana atau bawahannya. Supervisor jabatan berfungsi untuk menampung semua komplain dan menyelesaikan masalah sebisa mungkin tanpa harus melibatkan manager. Sehingga, semua masalah yang ada dan tidak menyangkut masalah managerial harus diselesaikan oleh seorang SPV.

Fungsi supervisor dalam rangka penghubung staf dan manager contohnya adalah dengan membuat pengumuman dan arahan sebagaimana yang diarahkan oleh manager mereka. Contoh itu adalah manager ke staf, untuk hubungan staf ke manager contohnya adalah melaporkan evaluasi dan keberhasilan dari staf yang dibawahinya. SPV juga berfungsi untuk menegakkan peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak manajemen, yang termasuk juga reward dan punishment untuk bawahannya.

Sedangkan Supervisor Marketing atau dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan penyelia adalah jabatan dalam struktur perusahaan yang telah mempunyai kuasa dan wewenang untuk mengeluarkan perintah kepada rekan kerja bawahannya dibawah arahan jabatan atasannya.

Jika dimaknai dari bahasa inggris supervisor merupakan bentuk kata dari supervise (mengawasi, mengarahkan) jadi jika dideskripsikan maka supervisor adalah seseorang yang sudah diberi wewenang atau memiliki jabatan untuk mengawasi, mengarahkan suatu tatacara yang mengendalikan pelaksanaan tatacara lainnya.

Seperti perwira menengah dalam struktur TNI, supervisor ini juga bisa disejajarkan dalam tingkat di tingkat madya, yaitu seseorang yang diberikan kewenangan oleh jabatan diatasnya untuk memberikan arahan dan mengawasi jalannya atau tata cara kinerja anak buahnya, mengawasi dan memberikan arahan para pegawai pelaksana langkah-langkah kebiasaan kegiatan niaga atau produksi suatu perusahaan sehari-hari.

Tugas seorang supervisor berbeda beda disetiap perusahaan maupun instansi yang mempekerjakannya, namun secara umum supervisor mempunyai tugas utama yaitu memonitoring suatu jalannya produksi agar berjalan lancar dan terkendali.

Supervisor harus bertanggung jawab dalam memastikan semua pekerjaan sudah dilaksanakan dengan baik sehingga semua proses produksi berjalan lancar seperti monitoring produksi, pengawasah anak buah, melakukan instruksi kerja, bertanggung jawab  keamanan, keselamatan atau kesehatan yang terancam. Ia harus mampu menjalin kerja sama dengan atasan perusahaan atau dengan bawahannya agar tidak terjadi konflik di antara mereka. Supervisor dapat dibagi dalam beberapa tugas sesuai bakat dan pengalamannya sebagai contoh supervisor produksi, marketing, management dan sebagainya.

1. Tugas Supervisor Marketing

Ada juga Tugas Supervisor Marketing

  • Menulis dan menyajikan siaran pers untuk meningkatkan promosi, sponsor acara eksternal dan kemitraan strategis yang sudah direncanakan dengan baik.
  • Mengembangkan dan memelihara hubungan promosi dengan sekolah, organisasi masyarakat dan bisnis setempat.
  • Meneliti dan mengembangkan informasi yang tersimpan untuk standar grafis dan program pemasaran regional.
  • Mengembangkan dan melaksanakan program periklanan dan pemasaran eksternal.
  • Menyiapkan strategi pemasaran dan merencana aksi untuk mencapai tujuan pemasaran yang spesifik dan baik.
  • Mengukur, menganalisis dan mengevaluasi program sesuai kebutuhan.
  • Mengawasi tingkat pemasaran, media, acara dan hubungan masyarakat, promosi dan periklanan lokal.
  • Memastikan untuk melaksanakan secara efektif semua pemasaran bersama dengan program yang telah dibuat yaitu PR (Public Relations / Humas}.
  • Mengkoordinasikan wawancara, media lokal yang  menyimpan dokumentasi dan file pemasaran.
  • Memberikan arahan strategi, evaluasi, konsultasi dengan semua Anggota Tim pemasaran.
  • Mengkoordinasikan semua pemasaran internal serta upaya promosi termasuk dengan merchandising, public relations, hubungan masyarakat, informasi, tanda cek di dalam toko, acara dan demo.
  • Dukung setiap aspek Tim Pemasaran termasuk Asisten Pemasaran dan Signmaker.

2. Tugas Supervisor Sales

Beberapa tugas dari Sales Supervisor adalah :

  • Mengkoordininasi tim penjualan, agar dapat meningkatkan penjualan dan apakah penjualan sesuai dengan target.
  • Membantu tim sales dan memberikan pelatihan dalam mencari, melayani dan memaintain konsumen.
  • Membantu mengatasi permasalahan dalam tim sales dan ikut melakukan atau mendampingi presentasi tim sales jika diperlukan.
  • Membuat strategi-strategi penjualan dan mensosialisasikan kepada tim sales yang lain.
  • Memberikan laporan penjualan tim sales baik itu mingguan, bulanan atau tahunan.
  • Memonitoring aktivitas tim sales.
  • Memonitoring penjualan dan pembayaran customer dari tim sales mereka.
  • Menentukan pemberian diskon produk kepada tim sales dengan persetujuan dari pihak Manajer Pemasaran atau Direktur Pemasaran terlebih dahulu.
  • Mensosialisasikan dan memberitahu informasi mengenai penjualan yang baru kepada tim sales mereka.

3. Tugas Supervisor Restoran

Ada beberapa tugas Supervisor Restoran :

  • Melakukan Penjadwalan Jam Kerja dan Absensi(Kehadiran) Karyawan 
  • Membuat Daftar List Makanan dan minuman 
  • Mengatur ketersediaan Barang dan Bahan 
  • Menerapkan Standarisasi Kualitas Menu pada makanan dan minuman 
  • Memberikan pelatihan atau mentoring Etos kerja kepada Karyawan agar semangat dalam bekerja 
  • memberikan dan menetapkan tugas-tugas tertentu kepada setiap karyawan 
  • Membuat Ide kreatif untuk pengembangan dan keberhasilan Restoran seperti mengadakan Promosi dan Event tertentu 
  • Menerapkan sanksi hukum dan peraturan dalam restoran yang harus di patuhi Karyawan 
  • Memberikan Sanksi hukum kepada karyawan yang melakukan kesalahan dalam bekerja 
  • Mempromosikan kepada atasan untuk memberikan bonus kepada karyawan yang bekerja dengan baik atau karyawan teladan 
  • Mengusulkan penambahan dan pengurangan karyawan jika diperlukan 
  • Menghadapi Complain atau keluhan Costumer 
  • Mengatur dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kelancaran Operasional restoran 
  • Memberikan salam kepada Costumer atau Ramah tamah 
  • Memberikan Contoh dan teladan yang baik kepada karyawan atau bawahan 
  • Membuat Rekap Gaji dan memberikan Gaji Karyawan setiap bulannya 
  • Membuat dan memikirkan Ide kreatif bersama dengan Captain dan Chief Cook dalam membuat Ide kuliner dan Event tertentu setiap bulannya. 
  • Melakukan Evaluasi hasil baik itu pendapatan Restoran, pengeluaran Restoran dan prilaku dan sikap karyawan dan melaporkannya kepada atasan atau owner restoran. 
  • Dan masih banyak lagi tugas dan tanggung jawab Supervisor restoran

4. Tugas supervisor hotel

1. Tugas Perencanaan Pekerjaan.

Perlu dilihat SKALA PRIORITAS Mana yang didahulukan dan Mana yang kemudian.

Point yang diingat:

  1. Apa yang harus dikerjakan.
  2. Siapa yang mengerjakan.
  3. Seberapa besar beban kerja /WORKLOAD yang dikerjakan.
  4. Tingkat kwalitas yang dituju.
  5. Kesiapan material Pendukung.
  6. Alat yang harus disiapkan.
  7. Bagaimana cara melakukan pekerjaan tersebut.
  8. Berapa waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan.
  9. Parameter keberhasilan.

c. Kisaran Gaji Supervisor

Cuma kalo restoran kisaran 4 – 4,5 jutaan gan ini S1. kalo pendidikannya dia SMU trus berhasil jadi SPV paling 3 – 3,5 jt. kalo latar belakangnya D3 paling 3,5 – 4 jt. Kita juga mesti liat ni perusahaan domestik apa asing punya. Kalo dibidang lain seperti pabrik, garment yang domestik2 deh. SPV itu paling 4 jtan da standar.  Kalo perusahaan asing level Staf aja minimal uda 4,5 jt – 5 jt sekarang…kalo staf berpengalaman ahli/expert/prohired bisa 7 jtan. Sedangkan kalo Spv bukan prohired alias gede di perusahaan itu di asing bisa 6 – 7 jt, kalo prohired spv yang ahli bisa 8 – 10jt. Managernya bisa 10 – 20 jt itu pun belum fasilitasnya. Kalo level Manager sekarang diperusahaan domestik dan scopenya kecil/menengah kisaran 5 – 15 jt, baru jadi Manager (junior) 5 – 10 jt, uda lama jadi Manager (senior) 10 – 15 jt.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Call Center BNI

ronisafaat
2 min read

Personal Branding

ronisafaat
3 min read

Gaya Kepemimpinan

ronisafaat
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *