ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Ternak Ayam Broiler yang Cepat Panen

2 min read

sumber : pixabay.com

Ayam broiler atau ayam ras pedaging (potong) adalah ayam dari jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang punya daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging dalm tubuh ayam mereka sendiri. Dalam ternak ayam broiler berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan agar mendapatkan hasil yang maksimal :

1. Pemilihan Bibit DOC Ayam Broiler

Ini adalah hal yang fundamental dan penting. Kita harus benar benar menyortir bibit yang akan kita ternak. Dengan menjalin hubungan yang intens dan saling menguntungkan dengan penyuplai bibit, maka kita akan mendapatkan bibit yang unggul. Karena dalam hal ini bukan hanya perdagangan yang diperhitungkan namun ada suatu hubungan persahabatan yang tercipta disini. Bibit yang baik mempunyai ciri :

  • Sehat dan aktif bergerak
  • Tubuh gemuk (bentuk tubuh bulat)
  • Bulu bersih dan kelihatan mengkilat
  • Hidung bersih
  • Mata tajam dan bersih
  • Lubang kotoran (anus) bersih

2. Kebutuhan Teknis yang Efisien dan Memadai

  • Letak geografis kandang ayam

Akan jauh lebih baik jika kandang ayam berada pada daerah yang jauh dari pemukiman penduduk, karena ini akan menjaga masalah-masalah sosial yang kerap kali muncul. Kandang ayam juga mudah dicapai sarana transportasi, terdapat sumber air,lebih baik kandang pada posisi arahnya membujur dari timur ke barat. Karena ini akan berhubungan dengan tingkat pencahayaan sinar matahari yang dibutuhkan ayam broiler tersebut.

  • Sirkulasi udara kandang ayam yang baik

Pada kondisi kandang ayam yang sesak penuh oleh ternak. Maka sirkulasi udara harus berjalan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan ayam akan oksigen dan udara segara. Jika oksigen tidak dapat masuk kedalam kandang, tentu ayam ternak kita akan mati dengan begitu saja. Ventilasi dapat dibuat di samping kandang pada bagian atas lebih banyak dan di posisi bawah seukupnya saja.

  • Kemudahan mendapatkan sarana produksi ternak ayam

Bisa saja kita membuat kandang berada di kampung. Namun kita juga perlu memikirkan bagaimana kita harus dengan mudah untuk mendapatkan sarana prasarana yang dibutuhkan dalam kandang ternak ayam broiler ini. Kita bisa mengukur tentang jarak pasar terdekat atau mungkin terjangkau oleh kurir pengiriman paket misalnya.

  • Penjagaan suhu dalam kandang.

Suhu ideal kandang sesuai umur adalah :

Umur (hari) Suhu ( 0C )
01 – 07 34 – 32
08 – 14 29 – 27
15 – 21 26 – 25
21 – 28 24 – 23
29 – 35 23 – 21

3. Pemberian Pakan Ternak Ayam Broiler

Pakan mengambil alih 70% bagian dari modal yang kita keluarkan untuk pemeliharaan ayam ini. Pemberian pakan harus diperhatikan, mulai dari kandungan nutrisi yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral, sehingga pertambahan berat badan erhari (Average Daily Gain/ADG) akan jauh lebih maksimal. Dalam menjaga suplai pakan, seharusnya ketersediaannya selalu ada atau dengan sistem ad libitum (selalu tersedia/tidak dibatasi).

Apabila menggunakan pakan dari pabrik, maka jenis pakan disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan ayam, yang dibedakan menjadi 2 (dua) tahap. Tahap pertama disebut tahap pembesaran (umur 1 sampai 20 hari), yang harus mengandung kadar protein minimal 23%. Tahap kedua disebut penggemukan (umur diatas 20 hari), yang memakai pakan berkadar protein 20 %. Jenis pakan biasanya tertulis pada kemasannya.

Efisiensi pakan dinyatakan dalam perhitungan FCR (Feed Convertion Ratio). Cara menghitungnya adalah, jumlah pakan selama pemeliharaan dibagi total bobot ayam yang dipanen.

Contoh perhitungan :
Diketahui ayam yang dipanen 2000 ekor, berat rata-rata 2 kg, berat pakan selama pemeliharaan 6300 kg, maka FCR-nya adalah :
Berat total ayam hasil panen =
2000 x 2 = 4000 kg
FCR = 6300 : 2000 = 3,2
Semakin rendah angka FCR, semakin baik kualitas pakan, karena lebih efisien (dengan pakan sedikit menghasilkan bobot badan yang tinggi).

4. Vaksinasi Ayam Broiler

Vaksinasi adalah pemberian bibit virus yang telah dilemahkan untuk menambah daya imunitas dan kekebalan ayam broiler, sehingga ayam ternak tidak akan mudah terserang penyakit dan merugikan kita.

5. Sanitasi/Cuci Hama Kandang

Sanitasi kandang harus dilakukan setelah panen. Dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu pencucian kandang dengan air hingga bersih dari kotoran limbah budidaya sebelumnya. Tahap kedua yaitu pengapuran di dinding dan lantai kandang. Untuk sanitasi yang sempurna selanjutnya dilakukan penyemprotan dengan formalin, untuk membunuh bibit penyakit. Setelah itu dibiarkan minimal selama 10 hari sebelum budidaya lagi untuk memutus siklus hidup virus dan bakteri, yang tidak mati oleh perlakuan sebelumnya.
ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Nama Perusahaan

ronisafaat
1 min read

Usaha Kecil Menengah

ronisafaat
2 min read

Perencanaan Usaha

ronisafaat
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *