ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Teknik Pengumpulan Data

2 min read

Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data adalah suatu metode atau cara yang bisa digunakan dalam memperoleh suatu informasi dan selanjutnya dikumpulkan menjadi big data. Dalam proses mengumpulkan data, kita dituntut untuk meneliti tentang kebenaran dan keakuratan informasi yang akan kita kumpulkan benar-benar sesuai dan relatable.

Teknik pengumpulan data pun memiliki jenis metode yang baerbagai macam. Hal ini sesuai dengan tujuan data yang akan kita peroleh. Beberapa teknik dalam mengumpulkan data diantaranya seperti : pengumpulan data kualitatif, kuantitatif, data primer, sekunder, data internal atau data eksternal dan masih banyak lagi jenis data yang dapat kita kumpulkan.

Dalam penerapan teknik mengumpulkan data, kita dapat menggunakan berbagai jenis teknik yang telah tersedia. Bahkan dalam beberapa penelitian akan membutuhkan kombinasi antara teknik pengumpulan data yang satu dengan teknik yang lainnya.

Hal ini akan snagat memengaruhi kualitas data yang akan kita peroleh. Sehingga data yang telah kita kumpulkan akan sesuai dan memiliki nilai.

Berikut 4 metode atau teknik pengumpulan data diantaranya adalah :

1. Teknik Pengumpulan Data dengan Wawancara

Teknik Pengumpulan Data dengan Wawancara

Teknik mengumpulakan data dengan cara melakukan wawancara adalah suatu metode yang dilakukan dengan mengajukan pertanyaan atau dialog yang ditujukan kepada subjek penelitian. Metode wawancara biasanya digunakan untuk mendapatkan informasi yang segar atau benar-benar sesuai fakta yang terjadi pada saat itu juga.

Dalam proses mengumpulkan data dengan wawancara akan membutuhkan sesi tanya jawab langsung. Baik itu bertatap muka secara langsung ataupun dengan media teknologi yang berkembang sekarang ini. Seperi video call, pesan suara, chatting atau live conversation pada umumnya.

Sebelum kita melakukan wawancara, terlebih dahulu kita harus menyiapakan materi atau draf pertanyaan yang akan di berikan. Hal ini untuk mencegah percakapan diluar topik dan menjaga kualitas hasil wawancara yang akurat dan berguna dalam pengolahannya.

Penerapan metode wawancara untuk mengumpulkan data bisa dilakukan dengan dua cara yaitu dengan wawacara terstruktur dan wawancara tidak tersruktur:

  • Wawancara Terstruktur

Wawancara terstruktur adalah kegiatan penelitian yang sebelum melakukan wawancara, kita harus memeprisapkan berbagai hal dan poin secara detail.

Seperti poin-poin besar, pertanyaan rinci, subjek penelitian, dan bisa saja sampai setting latar belakang dan waktu pengambilan sesi wawancara tersebut. Semua sangat diperhatikan dan diperhitungkan demi mendapatkan kualitas data yang sangat baik dan akurat

  • Wawancara Tidak Terstruktur

Dalam metode wawancara tidak terstrukur buka berarti tanpa persiapan dan asal berangkat saja. Namun tidak terstruktur disini adalah dengan metode dan persiapan yang agak ringan dan lebih mudah unutk dilakukakan.

Kita mungkin hanya perlu menyiapkan pin-poin penting yang akan dipertanyakan pada subjek penelitian dan selebihnya disesuaikan dengan kondisi yang terjadi pasa saat wawancara berlangsung.

2. Mengumpulkan Data dengan Observasi

Mengumpulkan Data dengan Observasi

Mengumpulkan big data dengan melakukan observasi adalah dengan melakukan pegamatan langsung terhadap objek penelitian yang dengan kita pelajari. Observasi langsung menuntut kita pada persiapan dan perencanaan penelitian atau pengumpulan data yang aka dilakukan.

Jika kita tidak menyiapkan kegiatan observasi secara matang, maka hasil penelitian atau data yang dikumpulkan akan mempunyai kualitas buruk dan cenderung tidak bisa digunakan.

Observasi biasanya digunakan unutk jenis penelitian yang membutuhkna pengamatan langsung oleh pelaku observasi. Seperti penelitian sosial masyarakat, penelitian alam, atau jenis penelitian yang spesifik lainnya sekaligus melibatkan banyak hal dalam kegiatannya.

Observasi dibedakan menjadi dua jenis kategori yaitu :

  1. Participan observation : Observasi yang penelitinya terlibat langsung dengan subjek penelitian. Peneliti akan merasakan langsung situasi dan keadaan dari subjek penelitian, dengan tidak hanya mengamati dari jauh saja.
  2. Non participan observation : Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan peneliti mengamati subjek yang akan ditelitinya, tetapi ia tidak ikut dalam kegiatan atau proses dari apa yang ditelitinya, dalam artian mereka hanya melakukan pengamatan dan pencatatan dari jarak jauh.

3. Pengisian Data Angket (Kuesioner)

Pengisian Data Angket (Kuesioner)

Pengumpulan data dengan melakukan pengisian angket atau kuesioner adalah salah satu metode yang paling mudah untuk dilakukan. Hal ini karena penisian angket dapat melibatkan jumlah subjek yang banyak, namun hanya menggunakan sedikit variabel untuk melakukannya.

Pengisian angket juga memiliki kualitas data yang baik untuk dilakuka sebiuah penelitian. Pengisian kuesioner juga merupakan metode yang sudah banyak dikenal masyarakat sehingga objek penelitian kita [un sudah paham apa yang perlu mereka lakukan.

Dalam melakukan penelitaian menggunakan metode pengisian kuesioner ada uda cara yang bisa kite terapkan, yaitu kuesioner tertutup dan kuesioner terbuka.

  • Kuesioner tertutup : Biasanya pertanyaan yang akan diberikan telah diberikan pilihan jawabannya, atau sering kita kenal dengan istilah optional choice (pilihan ganda). Jadi objek penelitian hanya perlu memilih salah satu jawaban yang tepat menurut mereka
  • Kuesioer terbuka : Pertanyaan yang diberikan akan diberikan kolom jawaban uraian. Jadi para objek penelitian akan menulis sendiri gagasan dan jawaban mereka dengan gaya bahasa dan penalaran mereka sendiri tanpa diarahkan oleh siapaun

4. Teknik Pengumpulan Data dengan Studi Pustaka

Teknik Pengumpulan Data dengan Studi Pustaka

Sesuai istilahnya adalah studi pustaka atau melakukan pengupulan data dengan mempelajari dokumen atau data yang telah terkumpul dan menyimpulkan gagasan atau data akhir sesuai dengan pertimbangan data yang telah terdokumen.

Metode ini paling cepat untuk diterapkan karena tidak memerlukan komunikasi dan keterlibatan objek yang banyak. Namun metode ini juga cukup akurat untuk digunakan dalam berbagai penelitian. terutama penelitian ilmia atau studi pendidikan yang lebih cenderung general dan sedikit perubahan.

Yang perlu diperhatikan saat mengumpulkan data dengan studi pustaka adalah memperhatikan dokumen atau data yang telah dipustakakan tersebut. Jangan sampai kita mengguakan dokumen yang telah usang dan tidak relatable dengan keadaan yang sekarang sedang berlangsung.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Call Center BNI

ronisafaat
2 min read

Cara Daftar KlikBCA

ronisafaat
3 min read

Cara Bermain Saham

ronisafaat
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *