ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Teknik Negoisasi

2 min read

Teknik Negoisasi yang Baik dan Benar

Teknik negoisasi adalah suatu kemampuan yang harus dimilki oleh setiap orang. Terlebih lagi jika Anda salah satu seorang pelaku atau subjek yang sering berinteraksi dengan jual beli atau transaksi pada umumnya.

Teknik negoisasi mempunyai ciri khas dan tidak ada aturan yang mengikat secara hakekatnya. Negoisasi tidak mempunyai batasan dalam peraturan baku dan bagian-bagian yang kan digunakan.

Bahkan dalam setiap kegiatan negoisasi setiap orang akan selalu berbeda dengan gaya kepemimpinan dan sikap negoisasi yang akan mereka pakai.

Negoisasi yang baik adalah negoisasi yang sama-sama menguntungkan kedua pihak atau lebih yang bersangkutan atau memiliki kepentingan didalamnya.

Negoisasi seharusnya tidak memaksa atau berupa ancaman yang memojokkan salah satu pihak. Untuk itu adanya negoisasi berfungsi sebagai penengah untuk mencapai kesepakatan antara semua pihak , dan mencapai puncak hasil yang akan disepakati bersama.

Berikut 4+ Teknik Negoisasi yang Baik dan Benar :

1. Pahami Lawan Bicara Negoisasi

Beberapa orang akan mudah untuk mengalah pada suatu percakapan negoisasi yang agak rumit. Namun banyak juga orang yang akan ngotot dan tetap pada prinsip mereka atau ketetapan awal negoisasi mereka.

Untuk itu Anda sebaiknya memahami terlebih dahulu karakter lawan bicara yang berada dalam proses negoisasi tersebut. Apakah orang tersebut terlihat bersedia unutk mengambil jalan tengah, atau justru sebaliknya orang dengan keras kepala atas prinsip transaksi mereka.

Semakin anda memahami karakteristik dan prinsip lawan bicara negoisasi anda, akan semakin berpeluang pula bagi kalian untuk mendapatkan hasil negoisasi yang menguntungkan bagi anda dan memuaskan kedua belah pihak yang bersinggungan.

2. Teknik Negoisasi Menggunakan Bahasa yang Sopan

Teknik Negoisasi yang Baik dan Benar

Gaya bahasa yang kalian gunakan akan sangat berpengaruh terhadap kesepakatan yang akan diambil oleh pihak lawan. Semakin kalian menghormati lawan negoisasi (tidak berlebihan) maka mereka juga akan menaruh respek terhadap apa yang kalian lakukan pada mereka.

Setiap negoisasi akan memunculkan kedua belah pihak atau lebih yang akan berseteru di dalamnya. Atas dasar kepentingan masing-masing maka argumen akan sangat dibutukan disini.

Menggunakan bahasa yang sopan akan mengambil empati mereka untuk setidaknya menggunakan kata-kata kasar yang akan muncul dalam adu argumen tersebut. Bahkan tidak dapat dipungkiri jika kita menggunakan bahasa yang sopan, lawan bicara kita juga menurunkan tempo mereka dalam negoisasi tersebut.

3. Teknik Negoisasi Menyiapkan Argumen yang Kuat

Teknik Negoisasi yang Baik dan Benar

Misalnya kalian sedang dalam konteks negoisasi jual beli yang sedang berlangsung. Mereka menawarkan produk yang hanya dijual oleh mereka namun dengan harga yang sangat tinggi, sehingga anda harus mengajukan negoisasi ulang harga tersebut.

Sebelum anda datang dan bernegoisasi, kalian harus menyiapkan analisa dan alasan yang kuat agar harga yang anda inginkan disepakati. Seperti misalnya :

” Jika anda tidak menurunkan harga yang sangat tinggi ini, kita bisa saja mencari alternatif bahan lain yang masih bisa kita cari banyak didaerah ini. Namun jika harga yang anda tawarkan bisa diturunka, tidak menutup kemungkinan kerjasama ini akan berlangsung berulang-ulang, mengingat produk ini adalah produk dengan masa pakai.”

4. Mempelajari Kepentingan Kedua Belah Pihak

Negoisasi dan Benar

Tentu dalam sebuah negoisasi adalah untuk memenangkan argumen dan kepentingan kita sendiri daripada pihak lawan. Namun perlu kalian ingat bahwa setiap negoisasi yang baik adalah yang memuaskan kedua belah pihak.

Untuk menjaga kepentingan anda dalam negoisasi tersebut tetap tercapai, tentu kalian harus menyiapkan argumen yang kuat dan kolektif.

Akan lebih bijaksana ketika kalian juga mau memerhatikan pula kepentingan pihak lawan dalam menaruh tujuan yang mereka inginkan dalam negoisasi tersebut. Apakah mereka lebih membutuhkan dalam menggunakan hasil negoisasi tersebut untuk alasan sosial atau kemanusiaan didalamnya.

Tentu saja ini melawan kepentingan dan idealisme dalam memenangkan argumen anda dalam negoisasi tersebut. Namun apakah kalian juga tidak pernah berada dalam suatu kesulitan sehingga harus selalu menang dalam segala perkelahian yang akan kalian jalani dalam hidup?.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Freelance Adalah

ronisafaat
2 min read

Personal Branding

ronisafaat
3 min read

Gaya Kepemimpinan

ronisafaat
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *