ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Pengertian Jenis dan Syarat Uang

6 min read

√ 8+ Pengertian, Jenis, Syarat Uang PEMBAHASAN LENGKAP

Uang merupakan alat tukar yang dapat diterima secara umum dalam lingkungan masyarakat dan memenuhi syarat dan jenis uang yang telah ditetapkan. Dalam bentuknya bisa berupa benda apapun yang disepakati dalam proses pertukaran barang dan jasa.

Siapa pembaca disini yang gatau uang? Tentunya kita semua punya dong sama barang yang namanya uang, meskipun dengan jumlah nominal yang berbeda. Apalagi bagi yang suka shopping nih, baik shopping di mall maupun di online shop. Semua kalangan bisa menggunakan uang untuk membeli sesuatu yang di inginkan maupun di butuhkan.

Setelah semaur.com membahas musik tradisional Indonesia dan rumah adat yang menjadi ciri khas Nusantara sebagai bangsa kita, sekarang semaur akan memberikan pengertian Uang Indonesia yaitu Rupiah.

Pengertian Uang Adalah ?

Ngomong- ngomong apa sih uang itu? seperti yan dikatakan diatas Uang merupakan alat tukar yang dapat diterima secara umum dalam lingkungan masyarakat dan memenuhi syarat dan jenis uang yang telah ditetapkan. Dalam bentuknya bisa berupa benda apapun yang disepakati dalam proses pertukaran barang dan jasa.

Sedangkan dalam ilmu ekonomi modern, uang merupakan alat pembayaran bagi pembeli barang dan jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.

Uang berdasarkan pengertian KBBI ( Kamus Besar Bahasa  Indonesia ) merupakan alat tukar atau standar pengukur nilai (kesatuan hitungan) yang sah, yang dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara berupa kertas, emas, perak atau logam lainnya yang dicetak dengan bentuk dan gambar tertentu.

√ 8+ Pengertian, Jenis, Syarat Uang PEMBAHASAN LENGKAP

Sejarah Singkat Uang

Dahulu para nenek moyang memperjual belikan atau bertukar barang atau jasa barang atau barter yang kemudian lama kelamaan dirasa tidak efektif karena alat tukar yang digunakan tidak bisa bertahan lama, kemudian mereka menggunakan logam atau emas yang kemudian digunakan sebagai alat tukar barang dan jasa.

Akan tetapi logam tersebut akan sulit dibawa kemana-mana jika dalam jumlah yang banyak karena berat dan tidak semua orang memilikinya. Akhirnya pemerintah mulai mengeluarkan mata uang kertas sebagai alat tukar menukar barang secara resmi yang kemudian dikenal sebagai uang sampai sekarang ini.

Sebelum ada uang, masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara melakukan pertukaran barang yang dibutuhkan dengan barang lain, pertukaran ini bisa terjadi apabila terdapat dua orang yang saling membutuhkan barang tertentu dan memiliki kebutuhan yang bersifat timbal balik.

Kesulitan Uang Barter

Namun seiring dengan perkembangan kebudayaan masyarakat,pertukaran semacam ini ternyata menimbulkan kesulitan, kesulitan tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Sulit untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang dibutuhkan dan mau menukarkan barang tersebut.
  • Sulit untuk menemukan nilai barang yang akan saling ditukarkan.

Kesulitan-kesulitan yang dihadapi saat proses barter tersebut akhirnya mendorong masyarakat untuk mencari cara mengatasinya, yaitu dengan menetapkan suatu benda sebagai perantara yang dapat diterima, digemari, mudah dibawa dan setiap waktu dapat ditukarkan dengan barang apa saja yang dibutuhkan.

Benda tersebutlah yang akhirnya disebut sebagai uang. Pada saat itu bentuk uang tidaklah seperti uang yang kita kenal saat ini, bentuk uang yang pertama berupa benda benda istimewa atau benda yang digemari dan diinginkan semua orang.

Bentuk benda tersebut disebut dengan uang barang (comoditiy money), misalnya seperti batu mulia, besi, garang, kapas, dan kulit binatang. Lagi lagi uang barang juga menemui kesulitan dalam penerapanya, kesulitan tersebut adalah menentukan nilai dari barang yang dijadikan uang.

Misalnya bagaimana membedakan kulit binatang yang besar dengan kulit binatang yang kecil ? kesulitan lainya adalah ada beberapa barang yang tidak tahan lama, mudah rusak, tidak punya identitas seperti ukuran, bentuk dan berat.

Jenis Uang Logam Emas dan Perak

Oleh karena itu kesulitan-kesulitan tersebut masyarakat akhirnya memilih logam (terutama emas dan perak) sebagai bahan pembuat uang dan dari sinilah muncul mata uang logam. Keunggulan logam terletak pada nilai yang tinggi, mudah dibawa dan mudah dipecah dengan tidak mengurangi nilainya.

Uang logam emas dan perak disebut sebagai full bodied money, yang artinya nilai intrinsik (nilai bahan uang ) sama dan sesuai  dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang). Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan uang logam, jumlah logam mulia makin lama makin berkurang sehingga tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan pembuatan uang.

Munculya Uang Kertas

Selain itu uang logam juga memiliki kekurangan karena jika jumlahnya banyak akan sulit untuk dibawa. Akhirnya lahirlah uang  jenis baru yaitu uang kertas. Uang kertas tidak memiliki nilai nominal sehingga uang ini digolongkan sebagaitoken money (uang tanda) atau demgan kata lain nilai nominal uang tersebut lebih tinggi dari nilai interinsiknys (nilai bahan uang).

Dulu uang kertas dijadikan sebagai bukti kepemilikan emas dan perak yang disimpan dipandai emas atau perak yang sewaktu-waktu dapat ditukarkan penuh dengan jaminannya. Sehingga jika seorang memiliki uang kertas berarti orang itu mempunyai perak atau emas.

Mengikuti perkembangan, peran  pemerintah dalam mengawasi hal-hal yang berkaitan dengan uang juga semakin terasa sehingga kecurangan-kecurangan dalam pertukaran semakin berkurang.akhirnya pemerintah mengambil alih sebagai pihak berhak mengeluarkan uang. masyarakat dilarang membuat uang sendiri.

Perkembangan selanjutnya uang kertas yang beredar saat ini tidak lagi dijamin dengan emas, namun uang kertas tetap diterima masyarakat karena percaya pada pemerintah yang sudah mengeluarkan uang kertas tersebut

Karena uang kertas diterima oleh masyarakat berdasarkan kepercayaan kepada pemerintah, maka uang kertas tersebut disebut sebagai mata uang fidusiar (fiduciary money) atau uang kepercayaan. Fiduciary money yaitu mata uang yang tidak sepenuhnya dijamin debgan emas dan perak, tetapi nilainya tetap dapat dipertahankan karena kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Pada akhirnya uang kertas ini yang berlaku sampai saat ini.

Syarat Uang yang Harus Dipenuhi

Tidak semua benda dapat dijadikan uang, ada juga beberapa syarat yang harus dipenuhi agar suatu benda dapat digunakan sebagai alat pembayaran, yaitu:

  1. Diterima secara umum (acceptability).
  2. Tahan lama dan tidak mudah rusak (durability).
  3. Mempunyai nilai yang tetap dalam jangja waktu yang lama (stability of value).
  4. Mudah disimpan dan dibawa (portanility).
  5. Mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (divisibility).
  6. Memiliki  satu kualitas saja (uniformity).
  7. Jumlahnya relatif terbatas dan tidak mudah dipalsukan (scarcity).

Fungsi Uang sebagai Alat Pembayaran

Dilihat dari fungsinya, uang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi asli dan fungsi turunan.

A. Fungsi Asli Uang (Primer)

  • Sebagai Alat Penukar (mediun of exchange)
  • Sebagai Alat Satuan Hitung (aunit of account)
  • Sebagai Penyimpan nilai (strore of value)

B. Fungsi Turunan Uang

  • Alat Pembayaran  yang sah
  • Sebagai Penimbun Kekayaan
  • Sebagai Alat Pemindah Kekayaan
  • Standar Pencicilan Uang
  • Alat Pendorong Ekonomi

Nilai Uang

Dilihat berdasarkan nilainya, uang dibagi menjadi dua, yaitu uang yang dilihat dari asalnya dan uang dilihat dari ukurannya.

Dilihat dari asalnya, nilai uang terdiri atas nilai nominal dan nilai intrinsik.

1. Nilai nominal, yaitu nilai uang yang tercantum pada mata uang atau harga yang tercantum pada mata uang.

2. Nilai intrinsik, adalah nilai uang berdasarkan pada bahan yang dugunakan untuk membuat uang.

Sementara itu dilihat dari ukurannya, nilai uang terdiri dari nilai  internal dan nilai eksternal.

1. Nilai internal, yaitu nila uang yang diukur berdasarkan kemampuan uang tersebut dalam mendapatkan sejumlah barang atau jasa.

2. Nilai eksternal, yaitu nilai uang yang diukur dengan sejumlah mata uang luar negeri atau uang negara lain (kurs). Misalnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika.

Jenis Uang

Jenis uang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu uang kartal dan uang giral.

1. Uang Kartal

Uang kartal merupakan sebuah alat pembayaran yang sah dan diterima secara umum. Uang kartal terdiri dari uang kertas dan uang logam.

a) Uang logam,yaitu uang yang terbuat dari bahan logam dengan bentuk dan berat tertentu dengan kadar yang tetap bisa dibuat dari emas atau perak.

b) Uang kertas, yaitu jenis uang yang terbuat dari kertas dengan sejumlah gambar dan cap tertentu. Uang kertas juga mempunyai nilai nominal yang lebih besar dari nilai intrinsiknya.

2. Uang Giral

Uang giral merupakan saldo yang tersedia di bank yang dapat diambil sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran. Bentuk uang giral bisa berupa giro, cek, dan telegrafic transfer. Uang giral dapat terjadi, jika ada transaksi berikut:

a. Pembayaran uang kartal di bank

b. Penjualan saham melalui bank

c. Penerimaan atau pinjaman (kredit) dari sebuah bank (loan deposit).

Mengenal Uang Rupiah Indonesia

Tokoh-tokoh pahlawan yang hampir selalu muncul di gambar mata uang Rupiah dari seri ORI yaitu:

1. Soekarno dan Mohammad Hatta Uang Rp. 100.000

1. Soekarno dan Mohammad Hatta Uang Rp. 100.000

Soekarno adalah Presiden Republik Indonesia yang hampir selalu muncul pada gambar mata uang Rupiah dari seri ORI (Oeang Republik Indonesia) I tahun 1945 hingga saat ini. Pada seri ORI I dan seri ORI II Ir.Soekarno muncul di mata uang pecahan satu sampai 10 rupiah, 25 dan 100 rupiah. Gambar Soekarno dan Mohammad Hatta saat ini terpampang di uang kertas pecahan Rp100.000. Mengingat ini adalah uang pecahan terbesar yang ada di Indonesia, jadi sudah seharusnya tokoh yang dimuat adalah sosok yang memproklamirkan kemerdekaan bangsa kita.

Soekarno adalah Presiden RI pertama yang menjabat dari periode 1945 hingga 1966 dan pencetus konsep Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Mohammad Hatta adalah wakil Presiden pertama Indonesia dan dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Keduanya mendapat gelar pahlawan pada tahun 1986.

2. H. Djuanda Kartawidjaja Uang Rp. 50.000

2. H. Djuanda Kartawidjaja Uang Rp. 50.000

Sosok yang menghiasi uang Rupiah baru pecahan Rp50.000 ini lebih dikenal sebagai Ir. Djuanda, yang namanya sering dijadikan nama beberapa jalan-jalan besar di berbagai provinsi Indonesia. Salah satu jasanya yang terbesar untuk Indonesia adalah Deklarasi Djuanda pada tahun 1957. Beliau menyatakan bahwa laut Indonesia dan laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan negara Indonesia, menjadi satu kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejak itulah muncul sebutan Negara Kepulauan dari konvensi hukum laut United Convention on Law of the Sea (UNCLOS).

3. Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi Uang Rp. 20.000

3. Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi Uang Rp. 20.000

Pahlawan nasional dengan nama lengkap Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi ini lebih dikenal dengan nama Sam Ratulangi ini muncul pada uang kertas Rp20.000. Beliau merupakan salah satu anggota dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang setelah Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia diangkat menjadi Gubernur Sulawesi Pertama. Sam Ratulangi wafat pada 30 Juni 1949 ,Beliau dimakamkan di Tondano, tempat kelahirannya. Kemudian namanya diabadikan menjadi sebuah nama bandara, yaitu Bandara Sam Ratulangi dan nama perguruan tinggi, yaitu Universitas Sam Ratulangi.

4. Frans Kaisiepo Uang Rp. 10.000

4. Frans Kaisiepo Uang Rp. 10.000

Merupakan tokoh pahlawan pejuang kemerdekaan asal Papua ini muncul pada uang pecahan Rp10.000. Setelah kemerdekaan Indonesia, Frans Kaisiepo menjadi Envoy Republik dari Papua yang memastikan agar Papua ikut ke dalam Republik Indonesia. Beliau juga terlibat dalam Konferensi Malino tahun 1946 yang membicarakan diskusi mengenai pembentukan Republik Indonesia Serikat sebagai wakil dari Papua. Ia mengusulkan nama Irian, yang berasal dari bahasa Biak yang berarti tempat yang panas.

5. Dr. K.H. Idham Chalid Uang Rp. 5.000

5. Dr. K.H. Idham Chalid Uang Rp. 5.000

Wajah dari pahlawan asal Kalimantan Selatan ini muncul di lembaran uang Rp5.000. Sosok Idham Chalid lebih dikenal luas masyarakat sebagai ulama dan politisi yang penuh dengan etika dan kesantunan. Ia pernah menjabat sebagai wakil perdana menteri Indonesia, ketua MPR dan ketua DPR. Selain sebagai politikus, ia juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan pernah menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama yang memiliki prinsip rahmatan lil ‘alamin dan selalu ia gemakan di penjuru Indonesia.

6. M.H. Thamrin Uang Rp. 2.000

6. M.H. Thamrin Uang Rp. 2.000

Mohammad Husni Thamrin yang muncul pada uang Rp2.000 ini, merupakan seorang politisi dan tokoh pergerakan nasional di era Hindia Belanda. Ia adalah keturunan Belanda dan Betawi, namun tidak menyandang nama Belanda dari ayahnya karena sejak kecil telah dirawat oleh paman dari pihak ibu. Semasa hidupnya, Thamrin selalu berusaha memperjuangkan nasib bangsa agar dapat merdeka melalui jalur parlementer. Sebagai seorang anggota parlemen Dewan Rakyat bentukan Belanda, ia tidak mau menjadi suruhan Belanda yang menindas rakyat. Thamrin selalu berusaha untuk mencarikan beragam solusi untuk mengatasi persoalan yang terjadi pada masyarakat di bawahnya sehingga tidak merugikan masyarakat. Walaupun tetap kooperatif dengan Belanda, ia tetap teguh memegang integritas visi Indonesia Merdeka walaupun belum sempat ia saksikan semasa hidupnya.

7. Tjut Meutia Uang Rp. 1.000

7. Tjut Meutia Uang Rp. 1.000

Tjut Meutia menjadi satu-satunya pahlawan wanita yang wajahnya muncul pada uang rupiah cetakan baru pecahan Rp1.000. Beliau merupakan pahlawan nasional Indonesia dari Aceh yang melakukan perjuangan perlawanan terhadap Belanda. Pada awalnya ia berjuang bersama dengan suaminya Teuku Muhammad atau Teuku Tjik Tunong. Namun suaminya berhasil ditangkap Belanda dan diberi hukuman mati di tepi laut Lhokseumawe

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Call Center BNI

ronisafaat
2 min read

Cara Daftar KlikBCA

ronisafaat
3 min read

Teknik Pengumpulan Data

ronisafaat
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *