ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Struktur dan Contoh Teks Narasi

3 min read

Struktur, Ciri ciri Teks Narasi dan Contoh Paragraf Naratif

Teks narasi adalah bacaan berupa karangan yang menceritakan atau menjelaskan suatu peristiwa secara detail berdasarkan urutan waktu. Dalam teks narasi, cerita atau karangan yang dibuat bisa berupa kejadian yang benar terjadi atau bisa juga hanya berupa imajinasi.

Pengertian dan Contoh Teks Narasi adalah teks yang biasanya dibuat untuk menghibur para pembacanya melalui cerita, baik cerita fiksi atau nonfiksi. Teks narasi yang berupa kejadian nyata dapat berupa runtutan suatu peristiwa atau kejadian yang benar benar terjadi. Bisa kejadian yang dialami oleh pencerita atau bisa juga kejadian yang diamati oleh pencerita.

Sedangkan cerita yang berupa imajinasi bersifat fiksi. Contoh teks narasi yang bersifat fiksi yaitu roman, novel, cerpen, drama, dan biografi.

Struktur, Ciri ciri Teks Narasi dan Contoh Paragraf Naratif

A. Struktur Teks Narasi

Bagian teks narasi yang disusun dari 4 (empat) bagian, yaitu orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda/ending. Struktur teks narasi ini diperlukan untuk membuat teks narasi yang baik dan benar. Susunan teks narasi yang baik harus memberikan kesan yang lebih baik untuk sisi pembaca. Selain itu struktur teks narasi juga dapat digunakan sebagai acuan dalam menyusun kerangka dalam membuat  paragraf. Langkah awal yang sangat penting dalam memulai membuat karangan.

Berikut ini adalah struktur teks narasi :

1. Orientasi

Orientasi pada teks narasi yang berisi pengenalan tokoh, setting, latar tempat, latar cerita, latar waktu, dan berbagai komponen awal pengenal cerita lainnya. Bagian paragraf-paragraf ini menjadi urutan pertama dalam cerita. Sebagai awal dari cerita, perlu disampaikan dengan cara yang sangat menarik. Tujuannya agar pembaca tertarik membaca isi keseluruhan bacaan.

2. Komplikasi

Komplikasi dalam bacaan memuat problem atau pokok persoalan yang ada dalam cerita. Konflik mulai bermunculan dan jalan cerita akan dimulai pada bagian ini. Bagian ini bisa dimulai dengan pengenalan konflik. Selanjutnya diteruskan dengan konflik yang lebih kompleks.

3. Resolusi

Resolusi memuat jalan keluar atau pemecahan konflik yang diceritakan pada bagian komplikasi. Bagian ini menceritakan kejadian yang hampir berakhir.

4. Koda

Koda merupakan bagian dari akhir karangan atau cerita.Bagian akhir atau ending dapat berupa cerita sedih atau bahagia.

B. Ciri-Ciri Karangan Teks Narasi

  • Isi teks atau karangan berisi tentang cerita, kisah dan peristiwa tertentu yang dibentuk dari beberapa susunan paragraf yang menggunakan gaya bahasa naratif.
  • Cerita yang disampaikan memiliki konologi atau urutan cerita yang jelas mulai dari awal cerita hingga akhir cerita.
  • Terdapat suatu peristiwa maupun konflik.
  • Memiliki unsur-unsur pembentuk diantaranya tema, latar, setting, karakter, dan lain sebagainya.

C. Contoh Paragraf Naratif Singkat

Pada dasarnya terdapat banyak sekali contoh peragraf narasi dalam sebuah teks. Namun saya akan memberikan contoh teks narasi yang telah disusun dari beberapa paragraf.

Perang Untuk Surabaya

Pada 10 November meledaklah perlawanan rakyat di kota Surabaya untuk mengusir penjajah yakni Belanda dan sekutu-sekutunya dari tanah air ini. Perang ini bermula dari murka tentara inggris akibat tterbunuhnya pimpinan besar mereka, yakni Jenderal Mallaby.

Akhirnya ultimatum dari tentara inggris dikeluarkan dan ditujukan kepada seluruh pejuang tanah air untuk segera menyerah. Bagi pejuang tanah air ultimatum tersebut dianggap sebagai suatu penghinaan kepada bangsa. Bukannya menyerah namun pejuan bangsa malah membentuk milisi-milisi perjuangan untuk menghadapi kebengisan tentara inggris yang akan menyerang.

Ketika mengetahui bahwa utimatumnya ditolak mentah-mentah, tentara Inggris dan sekutu-sekutunya marah besar hingga pada 10 November pagi mereka melancarkan sebuah serangan besar-besaran melalui jalur laut, darat bahkan udara dengan mengerahkan setidaknya 32.000 infantri dan artileri, pesawat terbang, kapal perang dan tank.

Perang yang melanda kota surabaya pada waktu itu memang sangat mengerikan. Terjadi pembunuhan dimana-mana. Pihak inggris memerangi dan membunuh pejuan tanah air begitu juga sebaliknya. Terjadi pengeboman yang menargetkan pangkalan dan tempat persembunyian para pejuang tanah air.

Dengan dipimpin oleh Bung Tomo, seorang pemuda yang berhasil membangunkan semangat juang para pejuang tanah air berhasil memukul mundur tentara inggris dan sekutunya.

Perang yang terjadi di kota Surabaya memakan waktu tiga hari lamanya namun dengan hasil yang sia-sia karena para pejuang tanah air berhasil mempertahankan kota tersebut.

Namun setelah tiga minggu lamanya mendapat gempuran dari musuh akhirnya kota Surabaya berhasil ditakhlukan dan dikuasai oleh tentara Inggris.

Takluknya kota surabaya akhirnya membangkitkan semangat juang pembela diseluruh tanah air untuk berjuang mengusir penjajah dari Indonesia.

D. Langkah Menyusun Karangan Teks Narasi

Untuk menyusun karangan narasi, yang diperlukan beberapa langkah dan pertimbangan supaya hasil dari karangan narasi tersebut tidak keluar dari jalur. Secara sederhana, pola karangan narasi telah memiliki susunan dengan urutan awal – tengah – akhir.  Pada bagian awal, karangan narasi biasanya diisi dengan kalimat atau kata pengantar yang memperkenalkan situasi serta tokoh-tokoh dalam karangan narasi tersebut.

Bagian awal dari karangan narasi merupakan bagian yang penting dan menentukan karena karangan narasi harus dibuat semenarik mungkin. Dengan awal karangan narasi yang sangat menarik, pembaca akan mudah untuk terikat dengan cerita.

Di bagian tengah, karangan narasi umumnya memiliki konflik. Konflik yang muncul biasanya hanya satu, namun tidak menutup kemungkinan untuk munculnya beberapa konflik lain. Konflik dalam pertengahan karangan narasi biasanya akan diarahkan menuju klimaks pada cerita. Secara berangsur-angsur, konflik ini akan mulai mereda.

Karangan narasi juga memiliki bagian akhir. Pada bagian akhir, karangan narasi akan menampilkan akhir cerita yang mereda atau sudah selesai. Bagian ini dapat diceritakan secara singkat, namun tidak sedikit pula yang menceritakannya dengan langkah yang panjang. Bahkan, tidak jarang akhir cerita dibuang menggantung dan mempersilakan pembaca untuk menebak akhir cerita sendiri.

Langkah untuk menyusun karangan narasi, khususnya yang berbentuk fiksi, akan diperlukan proses kreatif untuk menjaga cerita tetap kronologis yang ada. Untuk mempermudah proses ini, seorang penulis dapat menggunakan rumus 5W + 1H untuk menyusun karangan narasi.

5W + 1H adalah:

  1. What : apa yang dapat dikisahkan dalam karangan narasi
  2. Where : dimana seting/lokasi cerita karangan narasi
  3. When : kapan peristiwa-peristiwa berjalan dalam karangan narasi tersebut
  4. Who : siapa pelaku cerita dalam karangan narasi
  5. Why : kenapa peristiwa-peristiwa pada karangan narasi itu berlangsung
  6. How : bagaimana cerita dalam karangan narasi itu di uraikan.

E. Langkah-langkah Membuat Teks Narasi

Mulai dari tema, sasaran pembaca, rancangan peistiwa yang akan ditampilkan, pembagian peristiwa utama di awal, tengah, dan akhir cerita, rincian cerita, susunan tokoh dalam cerita meliputi latar, watak, dan sudut pandangnya, serta penempatan tanda baca yang tepat.Jadi membuat karangan narasi sebaiknya dilakukan dengan langkah-langkah yang benar. Agar karangan narasi yang akan dibuat tidak berantakan dan menarik. Berikut adalah langkah-langkah membuat karangan narasi.

  • Tentukan tema dan usahakan mengandung suatu amanat yang bisa disampaikan pada pembaca
  • Tentukan sasaran pembaca karangan yang dibuat
  • Buat rencana alur acara utama
  • Tempatkan peristiwa utama dibagian awal, tengah, dan akhir karangan yang akan dibuat
  • Buatkan rincian peristiwa dan jelaskan detail-detailnya sebagai pendukung cerita
  • Buat skema karakter, karakter, latar belakang, dan sudut pandang
  • Paham dan mengerti penempatan tanda baca secara benar
ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *