ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Perencanaan Usaha

2 min read

perencanaan Usaha

Perencanaan usaha adalah suatu proses pembentukan atau penentuan visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, peraturan, prosedur, anggaran dan hal lainnya yang memengaruhi kegiatan pembukaan suatu usaha atau bisnis. Perencanaan dalam sebuah pembentukan usaha atau bisnis sangat menentukan keberhasilan dan pencapaian tujuan usaha tersebut.

Semakin bagus dan detail perencaan yang kita buat, maka kemungkinan bisnis kita berhasil akan lebih tinggi. Keberhasilan usaha memang bukan sepenuhnya atas pengaruh detailnya perencanaanya saja, namun jika planning adalah hal yang kita buat dengan baik akan sangat berguna dan menunjang kegiatan usaha dan bisnis kita tentunya.

Tujuan perencaan usaha adalah untuk memudahkan kita untuk melakukan suatu kegiatan atau emmbuat kebijakand alam menerapka sebuah prosedur kegiatan usaha atu bisnis.

Dalam hal lain perencanaan bisis juga bisa kita gunakan dalam proposal usaha yang memungkinkan kita untuk mendapatkan investor dalam bisnis kita.

Berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam membuat perencanaan usaha :

1. Membuat Deskripsi Usaha

Membuat Deskripsi Usaha

Membuat latar belakang yang mendasari pembentukan usaha kita sangat penting dalam membuat sebuah perencanaan bisnis. Ini akan membantu kita dalam memberi wawasan dan pandangan yang sama kepada semua orang tentang usaha dan bisnis yang sedang kita bangun.

Dalam membuat deskripsi usaha, pastikan kita menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti. Dalam deskripsi usaha juga bisa menggunakan sebuah peluang atau visi dan misi perusahaan untuk melengkapi deskripsi yang kita buat.

Hal terpenting dalam membuat deskripsi usaha adalah dengan membuatnya menjadi seumum mungkin atau se-general mungkin. Jangan terlalu spesifik dalam membuat deskripsi, itu hanya akan membuat pemikiran kita tidak berkembang dalam menjalankan usaha tersebut di kemudian hari. Yang perlu spesifik adalah tujuan Anda.

2. Mengidentifikasi Peluang Usaha dan Bisnis

Mengidentifikasi Peluang Usaha dan Bisnis

Sebelum melakukan produksi tentu kita harus membuat analisa terlebih dahulu tentang peluang dan permintaan pasar yang perlu kita kenal. Peluang usaha adalah hal yang cukup mudah untuk ditemukan, namun juga cukup sulit untuk di penuhi.

Hal ini tergantung pada produk dan layanan akan diberikan oleh pelaku bisnis. Jika kita telah mengetahui dan kenal betul dengan peluang yang ada, maka kemungkinan produk kita sesuai dengan pasar akan lebih berhasil.

Dalam mengidentifikasi peluang usaha, kita dapat menggunakan beberpa metode. Seperti metode analisa SWOT, permintaan pasar, digital promotion dan masih banyak lagi cara yang bisa kita gunakan.

3. Membuat Strategi Pemasaran dalam Perencanaan Usaha

Membuat Strategi Pemasaran dalam Perencanaan Usaha

Strategi pemasaran merupakan salah satu faktor yang penting dalam proses pejualan produk atau layanan yang kita pasarkan. Tujuan strategi pemasaran adalah agar produk dan jasa kita tepat sasaran dan dapat menjangkau konsumen yang tepat.

Konsep pemasaran yang cukup efektif dan dapat bertahan lama adalah strategi pemasaran dengan membangun kesadaran merek atau brand. Menjangkau lebih banyak konsumen dengan merek yang mudah diingat dan mempunyai ciri khas produk dan layanan kita sendiri.

Strategi pemasaran setiap bisnis atau usaha mempunyai teknik yang berbeda-beda antara jenis saru dengan yang lainnya. Ada pula strategi pemasaran untuk UMKM disisi lain ada juga strategi pemasaran untuk perusahaan penyedia layanan online misalnya.

Kunci dalam emmbuat strategi penasaran adalah seberapa jauh produk dan layanan kita bisa menjadi solusi atas kebutuhan konsumen kita. Semakin produk kita dibutuhkan, semakin banyak strategi dan peluang yang dapat kita ambil.

4. Aliran Dana dan Modal Awal

Aliran Dana dan Modal Awal

Tentu sebelum dapat menjalankan bisnis dan usaha yang akan kita bangun,akan emmbutuhkan modal awal sebagai pondasinya. Modal awal bisa didapatkan dari berbagai sumber seperti menggunakan tabungan sendiri atau meminjam modal dari keluarga.

Namun meminjam bukanlah sebuah keputusan yang cukup bijaksana untuk kita gunakan sbeagi modal awal bisnis kita. Kita bisa menggunakan penggalangan dana atau crowdfunding untuk mendapatkan dana. Namun jika bisnis ini isa menggunakan tabungan kita saja sudah cukup, maka hal tersebut akan jauh lebih baik.

5. Perencanaan Operasional dan Menjalankan Aliran Pendapatan Usaha

Perencanaan Operasional dan Menjalankan Aliran Pendapatan Usaha

Kita harus benar-benar membuat rencana operasional sehingga kita tidak berjalan ditempat, atau bahkan permodalan kita macet ditengah jalan. Jika skala usaha atau bisnis kita masih kecil, hanya perlu membutuhkan diri kita sendiri sebagai seorang perencana bisnis masih bisa dilakukan.

Namun jika skala produksi besar dan cenderung meningkat, maka merekrut seseorang yang ahli dalam bidang perencanaan modal dirasa cukup efektif untuk menjaga kemungkinan keberhasilan usaha dan bisnis kita semakin berkembang.

6. Membuat Proposal Usaha

Membuat Proposal Usaha

Walaupun mungkin kita tidak atau belum membutuhkan soerang investor untuk membangun usaha dan bisnis kita. Membuat proposal usaha akan sangat membantu kita dalam menjalankan perusahaan yang sedang kita jalankan.

Sedangkan suatu saat kita ingin menambah kapasitas dan emngembangkan usaha, kita sudah mempunyai proposal usaha yang terus kita kembangkan dari waktu kewaktu agar lebih baik dan lebih kompatibel dengan keadaan usaha dan bisnis yang sedang kita jalankan saat ini.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *