ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Penyebab Susah Cari Kerja

3 min read

Penyebab Susah Cari Kerja

Susah cari kerja di kota sekarang, apalagi kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung atau yang lainnya. Hal tersebut adalah perkataan yang sering dikeluhkan orang pengangguran disekitar kita, atau bahkan yang didepan layar ini sekarang πŸ™‚

Jika Anda pengangguran dan sedang membaca artikel ini, mungkin itu benar-benar mencerminkan Anda. Semaur.com tidak pernah bermaksud menyerang kalian secara personal yaa. Tapi sepertinya Anda perlu untuk diserang pemikirannya.

Ketauhilah alasan pertama semua perusahaan dan bahkan perorangan tidak pernah menerima lamaran Anda tidak mempunyai kemampuan dan kelebihan apapun.

Jangan tersinggung, namun dengan tidak memiliki kemampuan atau kelebihan yang ada pada dalam diri Anda sepertinya pekerjaan Anda tidak akan pernah mudah.

Jika itu benar bahwa Anda memang tidak mempunyai apapun, maka berhentilah membaca artikel ini. Cari dan buatlah kelebihan Anda, membuat alasan agar setiap orang harus menghargai dan bekerjasama dengan Anda.

Galilah potensi Anda, apa yang bisa Anda pelajari untuk menaikkan SDM dan standar hidup Anda. Lalu bagaimana jika Anda telah yakin sudah mempunyai “kemampuan” dan “kelebihan” namun masih saja menjadi pengangguran dan sulit mendapatkan pekerjaan?

Penyebab Susah Cari Kerja

Bacalah pembahasan dibawah ini mengenai 5+ Penyebab Susah Cari Kerja :

1. Tidak Memberikan Penjelasan Background Anda

Bagaimana perusahaan dan mereka mau menerima Anda sebagai karyawan mereka, sedangkan asal-usul Anda pun tidak jelas. Dan Anda juga tidak memberikan penjelasan apapun itu.

Seperti dimana tempat tinggal Anda, lulus sekolah mana. Walaupun itu memang tidak harus terlalu mendetail dan terperinci. Banyak pemimpin perusahaan yang lebih mempertimbangkan bagaimana cara Anda memberikan penjelasan.

Bukan hanya terfokus pada cerita asal-usul Anda, tapi lebih terfokus cara Anda memberikan penjelasannya. Bagaimana sikap Anda, raut muka dan tingkah yang terjadi saat Anda menceritakan asal-usul Anda sendiri.

2. Menggunakan Tata Bahasa dan Komunikasi yang Buruk

Komunikasi dan gaya bicara yang Anda gunakan seringkali menjadi perhatian dan penilaian terhadap kualitas diri Anda. Itu sangat penting untuk Anda perhatikan karena memang komunikasi adalah senjata utama dalam dunia pekerjaan maupun sosial.

Sebaiknya Anda mempelajari bagaimana cara menggunakan tata bahasa dan menggunakan bahasa komunikasi yang baik dan benar.

Sopan santun juga penting untuk selalu Anda terapkan dalam komunikasi Bagaimana berbicara dengan bahasa yang tepat dan juga lawan bicara yang tepat.

Inti dalam penggunaan tata bahasa dan komunikasi yang baik dan benar sebenarnya adalah tentang seberapa jauh Anda memahami lawan bicara Anda.

Jadi Anda bisa menggunakan bahasa dan gaya komunikasi yang tepat saat berbicara dengan seseorang yang menjadi lawan bicara dengan tetap terlihat profesional dan tidak menyinggung pihak manapun.

3. Tidak Mempunyai Kompetensi yang Bagus dan Spesifik

Bagaimana Anda akan bisa bekerja dengan baik untuk perusahaan sedangkan Anda tidak mempunyai kompetensi manapun.

Kompetensi adalah kemampuan atau kelebihan yang Anda miliki untuk menunjang proses kerja penyelesaian tugas Anda sebagai karyawan perusahaan.

Sehingga sebelum mencari pekerjaan, seharusnya Anda telah memiliki kompetensi yang menjadi kelebihan dalam kemampuan Anda.

Dengan mempunyai kompetensi yang spesifik dan lebih unggul dari yang lain, karena itu akan menjadi pertimbangan yang sangat membantu Anda untuk diterima bekerja dalam sebuah perusahaan.

4. Teralu Banyak Bicara atau Terlalu Sedikit Berbicara

Kembali lagi bahwa komunikasi adalah hal yang sangat menentukan untuk emnunjang kegiatan sosial Anda. Bahkan itu adalahpertemuan pertama kali Anda dalam sebuah perbincangan resmi maupun non formal.

Seperti disaat sesi interview atau wawancara kerja, Anda terlalu banyak bicara. Bertele-tele dalam berbicara dan tidak mempunyai titik bahasan yang cukup jelas untuk dijadikan alasan.

Bahkan sedikit bicara pun salah dalam sesi wawancara ini. Bagaimana pihak perusahaan mengetahui bahwa Anda adalah seorang yang potenisal untuk mereka pekerjakan, sedangkan Anda sangat irit bicara dalam menjelaskan pengertian tentang diri Anda sendiri.

5. Tidak Mengerti Betul Apa yang Anda Tuliskan dalam CV (Curriculum Vitae) Laramaran Kerja

Anda telah menuliskan banyak hal dalam pembahasan yang telah Anda lampirkan dalam CV. Tetapi sesaat setelah satu persatu dipertanyakan oleh perusahaan, Anda tidak bisa menjelesakan dan memeberi pengertian yang jelas.

Seperti misalnya Anda melampirkan sebuah sertifikat komputer dalam penguasaan office aplication. Dan saat kemampuan tersebut dipertnyakan, Anda sama sekali tidak mempunyai kompetensi seperti yang disertakan dalam sertifikat yang terlampir.

Sebaiiknya Anda melampirkan hal-hal yang benar-benar Anda kuasai dan dengan benar bisa dipertanggungjawabkan. Cukup melampirkan beberapa namun cukup untuk menjadi pertimbangan perusahaan merekrut dan menerima Anda dalam pekerja perusahaan.

6. Nama Email yang Tidak Professional

Dalam hal ini dalah melamar pekerjaan dengan melalui online system mengirim email. Sedangkan Anda menginginkan posisi pekerjaan yang profesional, namun struktur surat lamaran Anda tidak ada satupun hal yang mendekati profesional.

Hal yang paing dasar adalah nama email yang Anda gunakan untuk mengirim CV Anda. Seperti menggunakan susunan nama yang “alay” dan menggunakan kombinasi yang tidak struktural jika dianggap sebagai sebuah surat lamaran pekerjaan.

Sebaiknya Anda menggunakan nama asli Anda sendiri dalam pembuatan email. Itu akan lebih terlihat profesional dan struktural dalam penyusunannya.

Usahakan jangan menggunakan kombinasi angka dan huruf dalam nama email Anda. Meskipun jika nama anda telah digunakan akun lain, anda bisa menggunakan kombinasi nama belakang menjadi urutan depan.

7. Be Honestly

Jangan terlalu menyombongkan diri atas segala kelebihan yang telah Anda kuasai. Kesombongan adalah hanya akan menggagalkan Anda dalam segala kesempatan yang ada.

Rendah diri bukanlah hal yang memalukan untuk Anda lakukan. Menerima segala kekurangan Anda dan mencoba menyeimbangkan kekurangan dengan segala kelebihan yang Anda kuasai.

Pada akhirnya cobalah untuk memikirkan sekali lagi apa sebenarnya tujuan hidup Anda. Mungkin saja Anda dilahirkan bukan menjadi seorang pekerja karyawan, mungkin peran Anda dibidang yang lain.

Mengertilah diri Anda, apa yang menjadi kebutuhan dan apa yang bisa Anda lakukan untuk lingkungan sosial Anda. Janganlah putus asa Anda sekalipun kesuksesan Anda tertunda hari ini, ingatlah saja mungkin saja hari esok Anda adalah sesuatu yang dilahirkan untuk menjadi berbeda.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Personal Branding

ronisafaat
3 min read

Gaya Kepemimpinan

ronisafaat
3 min read

Perusahaan Manufaktur

ronisafaat
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *