ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Pengertian Norma Adalah

3 min read

Pengertian Norma Adalah (5+ Macam dan Tingkatan Norma)

Norma adalah hal yang selalu kita terapkan dan mengikat dalam kehidupan sehari-hari kita. Baik kita sadari maupun tidak berbagai macam norma dengan tingkatan-tingkatan norma yang berbeda telah menjadi peraturan dalam kehidupan sosial kita bik tertulis maupun tidak.

Mengapa norma diperlukan dalam masyarakat? Bayangkan jika kita hidup bermasyarakat tanpa aturan dan norma yang berlaku ditengah kehidupan sosial kita ayang padat, Kita tidak akan hidup damai dan sejahtera tanpa mempunyai tatanan masyarakat yang ideal.

Berikut semaur.com akan membagikan pembahasan mengenai pengertian norma berserta macam-macam dan contoh norma.

Pengertian Norma Adalah

Norma adalah kaidah, pedoman, acuan, dan ketentuan berperilaku dan berinteraksi antar manusia yang ada di dalam suatu kelompok masyarakat dalam menjalani kehidupan bersama-sama.

Secara etimologi, kata norma yang berasal dari bahasa Belanda, yaitu “Norm” yang artinya patokan, pokok kaidah, atau pedoman. Namun sebagian orang mengatakan bahwa istilah norma berasal dari bahasa latin, “Mos” yang artinya kebiasaan, tata kelakuan, atau adat istiadat. Biasanya norma berlaku dalam suatu lingkungan masyarakat tertentu, contohya etnis atau negara tertentu, dan ada juga norma yang sifatnya universal yang berlaku bagi semua manusia.

Norma merupakan aturan berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat. Bagi individu atau kelompok masyarakat yang melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat tersebut, maka akan dikenakan sanksi yang sudah berlaku. Dengan istilah lain, norma memiliki kekuatan dan sifat yang memaksa.

Pengertian Norma Adalah (5+ Macam dan Tingkatan Norma)

Fungsi Norma bagi Masyarakat

Berikut ini adalah beberapa fungsi norma bagi masyarakat:

  1. Berfungsi sebagai pedoman dan aturan dalam kehidupan bermasyarakat
  2. Menciptakan keteraturan dan stabilitas dalam bermasyarakat
  3. Sebagai dasar dalam memberikan sanksi kepada nggota masyarakat yang melanggarnya
  4. Menciptakan keterlibatan dan keadilan dalam bermasyarakat
  5. Membantu masyarakat dalam mencapai tujuan bersama

Macam Macam Norma Beserta Contohnya

Macam-macam norma yang ada di masyarakat dan penjelasannya

1. Norma Agama

Norma agama adalah pedoman hidup manusia yang sumbernya dipercaya dari Tuhan yang Maha Esa. Norma ini yang bersifat dogmatis, tidak boleh dikurangi dan tidak boleh ditambah. Pemeluk agama tertentu meyakini bahwa norma agama mengatur tentang peribadatan dan dalam hubungan manusia dengan sesamanya dan juga dengan penciptanya. Dalam norma agama terdapat sanksi yaitu berupa hukuman di dalam akhirat nanti. sanksi norma agama tidak diberikan secara langsung namun setelah manusia meninggal dunia.

Contoh Norma Agama

  • Jangan mencuri
  • Jangan berzina
  • Jangan membunuh
  • Jangan berbuat kejahatan dan kasar pada orang lain
  • Melakukan perintah yang tertulis dalam kitab suci
  • Melakukan peribadatan sesuai dengan kepercayaan

2. Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan meruapakan aturan atau pedoman hidup yang dianggap sebagai suara sanubari manusia yang berhubungan dengan baik-buruknya suatu perbuatan. Norma yang kesusilaan berasal dari moral dan hati nurani manusia. Dalam norma kesusilaan pemberian sanksi biasanya bersifat tidak tegas. Bentuk sanksi norma kesusilaan lebih cenderung kepada rasa malu, rasa bersalah, penyesalan atas pelanggaran.

Contoh Norma Kesusilaan

  • Jujur pada orang lain
  • Berbuat baik pada sesama
  • Jangan mencuri hak milik orang lain
  • Berlaku adil pada semua orang

3. Norma Kesopanan

Norma kesopanan merupakan peraturan yang muncul dari hubungan antar manusia dalam kelompok masyarakat dan dianggap penting dalam pergaulan di dalam masyarakat. Norma ini yang bersumber dari masyarakat itu sendiri yang sifatnya relatif dan berbeda-beda di berbagai lingkungan dan waktu. Sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar norma kesopanan sifatnya tidak tegas. Bentuk sanksi norma ini pada umumnya adalah celaan atau ejekan dari orang lain, dikucilkan dari masyarakat.

Contoh Norma Kesopanan

  • Memberikan salam/ menyapa pada orang lain
  • Membuang sampah pada tempatnya
  • Bertutur kata baik dan tidak kasar
  • Menghargai orang yang lebih tua

4. Norma Hukum

Norma hukum merupakan peraturan yang dibuat oleh lembaga-lembaga tertentu yang memiliki wewenang untuk mengatur kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Peraturan ini bersumber dari perundang-undangan, yurisprudensi, kebiasaan, dan doktrin.

Fungsi norma hukum ini antara lain:

NOFUNGSI NORMA HUKUM
1 Sebagai pelengkap norma yang lain dengan sanksi yang tegas dan nyata
2 Mengatur berbagai banyak hal yang belum ada pada norma lain
3 Terkadang norma hukum bertentangan dengan norma lain. Misalnya; hukuman mati, pada norma lain adanya larangan untuk membunuh

Sanksi yang diberikan kepada pelanggar norma hukum sifatnya tegas, memaksa, mengikat terhadap semua orang agar tadak melakukannya lagi. Misalnya hukuman penjara atau menjadi tahanan, denda, bahkan hukuman mati.

Contoh Norma Hukum

  • Kewajiban membayar pajak
  • Dilarang mencuri, merampok, dan korupsi
  • Dilarang melakukan tindak kekerasan/ membunuh
  • Kendaraan umum harus melalui rute khusus
  • Semua pengendara wajib memperhatikan dan mengikuti rambu lalu lintas

5. Norma Kebiasaan

Norma kebiasaan merupakan aturan sosial yang terbentuk secara sadar atau tidak sadar dimana terdapat petunjuk perilaku secara terus menerus yang akhirnya menjadi kebiasaan. Sanksi yang diberikan kepada pelanggar norma kebiasaan ini biasanya berupa kritikan, cemoohan, bahkan dikucilkan dari masyarakat lain.

Contoh Norma Kebiasaan

  • Mandi teratur setiap hari
  • Menggosok gigi setiap hari agar nafas segar
  • Membaca doa sebelum makan dan tidur
  • Membelikan oleh-oleh pada orang tua atau kerabat
  • Memberikan tip kepada pelayan

Tingkatan Norma dalam Masyarakat

Didalam masyarakat ada beberapa tingkatan norma yaitu :

1. Cara ( Usage )

tidak akan diberikan hukuman yang berat akan tetapi hanya sekedar celaan. Contoh tindakan yang melanggar aturan norma yaitu, cara seseorang membuang sampah, jika seseorang membuang sampah sembarangan cenderung akan mendapatkan celaan sebab melakukan tindakan yang tidak sesuai pada posisi atau tempatnya. Contoh lain pula yaitu cara berpakaian seseorang yang jika dinilai tidak pantas cukup ditegur saja.

2. Kebiasaan ( Folksway ) 

Kebiasaan adalah perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama. Contohnya kebiasaan memberi hormat kepada orang yang lebih tua usaianya, mendahulukan orang yang sudah lanjud usia ketika sedang antri dan lain sebagainya. Bagi mereka yang melanggar akan dikenakan sanksi social berupa teguran atas penyimpakan terhadap kebiasaan tersebut.

3. Tata Kelakuan ( Mores )

Kebiasaan tersebut kemudian diterima sebagai patokan atau norma pengatur kelakuan yang bertindak, maka didalamnya sudah terdapat unsur pengawasan dan jika terjadi penyimpangan, pelakunya akan dikenakan sanksi. Contohnya, jika seorang peserta didik melanggar tata tertib sekolah akan mendapatkan sanksi atas perbuatannya sesuai dengan tata tertib yang berlaku.

4. Adat Istiadat ( Costums )

Kelakuan yang semakin kuat mencerminkan perilaku masyarakat yang mengikat para anggotanya. Bagi anggota masyarakat yang melanggar adat istiadat, maka ia akan diberikan sanksi sesuai dengan adat masing-masing. Norma –norma tersebut memiliki dasar yang sama, yaitu memberikan petunjuk bagi tingkah laku seseorang yang hidup dalam masyarakat. 

Fungsi Norma dalam Kehidupan Masyarakat

Norma memiliki tujuan yang bisa dirasakan pada tiap orang yang terlibat di dalamnya. Norma mempunyai tujuan sebagai pedoman, dasar, arahan dan tata tertib bagi anggota masyarakat dimana norma itu berlaku agar tercipa masyarakat yang teratur dan tentram serta terjadi keselarasan bagi setiap anggotanya agar dapat hidup nyaman dan tentram.  Norma diperlukan di dalam masyarakat karena untuk mewujudkan ketertiban dalam bermasyarakat. Supaya kehidupan bersama dalam masyarakat dapat berjalan aman dan tertib. Itulah tujuan utama dari norma. Adapun arti penting adanya norma dalam kehidupan bermasyarakat adalah karena dengan adanya norma maka kehidupan bermasyarakat akan menjadi lebih tertib dan tercipta keamanan dalam masyarakat

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *