ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Pencemaran Udara

4 min read

Penyebab Pencemaran Udara

Pencemaran udara adalah suatu keadaan dimana terdapat substansi fisik, biologi, atau kimia di lapisan udara bumi (atmosfer) yang jumlahnya sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh manusia dan mahluk hidup yang lainnya.

Kondisi pencemaran udara atau polusi udara dapat mengakibatkan kerugian bagi semua mahluk hidup di bumi, khususnya manusia.

Pencemaran udara dapat menyebabkan kesulitan bernafas dan bahkan menyebabkan berbagai kerusakan pada alam secara keseluruhan. Pencemaran udara tidak terjadi begitu saja, namun ada beberapa faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya polusi udara tersebut.

Polusi udara bisa terjadi secara alami, namun sebagian besar polusi udara terjadi karena adanya campur tangan manusia.

A. Faktor Penyebab Pencemaran Udara

Penyebab Pencemaran Udara

Polusi udara yang terjadi di bumi terjadi karena berbagai faktor, baik karena faktor alami maupun faktor yang disebabkan oleh manusia. Sebagian besar polusi udara di bumi ini terjadi karena faktor yang disebabkan oleh manusia. Berikut adalah beberapa penyebab terjadinya pencemaran udara:

1. Penyebab Pencemaran Udara Secara Alami

Polusi udara dapat terjadi secara alami melalui beberapa proses, yaitu:

  1. Proses pembusukan sampah organik yang mengeluarkan bau busuk yang tak sedap ke udara
  2. Asap, gas, dan abu vulkanik yang dikeluarkan oleh gunung berapi pada saat meletus
  3. Kebakaran hutan yang terjadi secara alamiah
  4. Debu dan gas yang berterbangan ke udara akibat tiupan angin sangat kencang

2. Penyebab Polusi Udara karena Manusia

Pencemara udara juga terjadi karena ulah manusia. Berikut ini adalah beberapa penyebab pencemaran udara karena faktor manusia, yaitu:

  1. Asap PabrikIndustri dan pabrik sekarang ini memproduksi barang dalam jumlah yang sangat besar. Proses pembakaran di dalam pabrik tersebut menghasilkan asap beracun yang dilepaskan ke udara.
  2. Asap Kendaraan Bermotor; Pertumbuhan pengguna kendaraan bermotor yang sangat ikut menyumbang asap beracun ke udara dalam jumlah yang sangat besar. Menurut berbagai sumber lembaga survei, penyebab polusi udara terbesar saat ini adalah dari hasil emisi kendaraan bermotor.
  3. Pembangkit Listrik; Pembangkit listrik dengan bahan bakar batu bara yang menghasilkan partikel oksida sulfur (S02) dan nitrogen oksida (NO2) yang berbahaya bagi mahluk hidup.
  4. Bahan Radioaktif; Percobaan nuklir atau bom atom akan menghasilkan partikel-partikel debu radioaktif menyebar ke udara yang menyebabkan polusi udara.   

B. Sumber Pencemaran Udara

Pada dasar nya, ada dua sumber pencemaran udara yang bisa terjadi. Yang pertama adalah sumer alamiah dan yang kedua adalah sumber buatan manusia. Keduanya sebenarnya sama-sama sulit untuk di atasi.

Sedangkan untuk keterangan lebih lanjutnya adalah sebagai berikut.

1. Sumber alamiah

Pencemaran udara secara alamiah, tentu saja di atas lampauan manusia untuk bisa mencegahnya. Dalam hal ini pencemaran terjadi secara alami dan ada banyak faktor yang bisa menyebabkannya. Diantara faktor-faktor tersebut adalah adanya letusan gunung berapi, munculnya gas beracun kepermukaan bumi, di sebabkan oleh tanaman tertentu, dan masih banyak lagi.

2. Sumber buatan manusia

Sumber alamiah tentu saja terjadi secara alami dan tidak bisa di elakkan kedatangannya. Namun, ada juga sumber yang di sebabkan oleh perbuatan manusia sendiri. Dalam hal ini sumber buatan manusia sangatlah banyak dan sudah menjadi kebiasaan yang di anggap biasa. Oleh karena itulah sumber ini juga semakin kesini semakin sulit untuk diatasi.

Berbicara lebih jauh tentang sumber alamian pencemaran udara. Dalam hal ini diantaranya adalah seperti sumber dari aktivitas industri, dari kendaraan bermotor, asap rokok dan masih banyak lagi. Akativitas seperti ini sudah menjadi kebiasaan dan bahkan penunjang hidup untuk manusia. Karena itulah sangat sulit untuk mengatasi atau mencegahnya.

C. Dampak Pencemaran Udara

Pencemaran udara membawa dampak yang merugikan bagi semua mahluk hidup, khususnya pada manusia. Berikut ini adalah beberapa dampak polusi udara tersebut:

1. Dampak Pencemaran Udara Terhadap Manusia

  • Mengakibatkan terjadinya gangguan pernapasan bagi manusia karena oksigen tercemar oleh senyawa berbahaya.
  • Menyebabkan terjadinya masalah pada kulit manusia, misalnya kulit kusam, keriput, flek hitam, bahkan kanker kulit.
  • Menimbulkan berbagai penyakit yang berhubungan dengan pernapasan, seperti asma, batuk, dan lainnya.
  • Polusi udara juga dapat mengakibatkan manusia menjadi mudah stress dan emosi tak seimbang.
  • Membuat pandangan menjadi terganggu akibat asap

2. Dampak Pencemaran Udara Pada Lingkungan

  • Memicu terjadinya hujan asam, yang mana hujan asam tersebut dapat merusak tumbuhan-tumbuhan dan kehidupan di bumi.
  • Mengakibatkan terjadinya global warming. Polusi udara merupakan salah satu penyebab terjadinya global warming secara bertahap dan signifikan dari tahun ke tahun.
  • Pencemaran udara juga dapat mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi sangat terganggu. Udara yang kotor membuat tanaman mudah terkena penyakit, misalnya klorosis, nekrosis, dan bintik hitam.

D. Cara Mengatasi dan Penangggulangan Pencemaran Udara

Pencegahan dan penanggulangan polusi udara dapat dilakukan jika manusia bekerjasama untuk melakukan aksi penanganan polusi udara.

Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh manusia untuk mencegah dan menanggulangi masalah pencemaran udara, yaitu:

  1. Tidak melakukan pembakaran dan atau penebangan pohon-pohon di hutan dengan sembarangan. Pohon-pohon di hutan merupakan sumber oksigen bagi mahluk hidup.
  2. Memanfaatkan energi alternatif yang ramah lingkungan, misalnya tenaga surya dan biogas.
  3. Menggunakan kendaraan umum massal dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi untuk membantu meminimalisir terjadinya polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor yang mereka gunakan.
  4. Menciptakan jalur hijau di perkotaan dengan menanam pohon-pohon di tempat-tempat tertentu agar udara yang tercemar dapat diserap melalui proses fotosintesis dan menghindari pencemaran tanah.
  5. Menghindari melakukan uji coba nuklir secara massif untuk mencegah polusi udara oleh radioaktif.
  6. Melakukan penyuluhan kepada masyarakat umum tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, perlu dilakukan aksi nyata yaitu membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan lingkungan sekitar. Tidak membuang sampah disaluran air, sehingga tidak terjadi pencemaran air.
  7. Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil untuk pembangkit tenaga listrik, industri, dan rumah tangga. Ini akan mengurangi polutan yang terlepas ke atmosfer.

E. Macam Macam Pencemaran Udara

Berikut ini merupakan beberapa macam pencemaran udara yang sudah dikutip dari sumber Sunu (2001), antara lain:

A. Berdasarkan Asalnya

Berdasarkan asalnya pencemaran udara telah dibagi menjadi 2 macam, yaitu:

  • Pencemaran udara primer, berasal dari suatu bahan kimia yang ditambahkan secara langsung ke udara dan menyebabkan konsentrasinya menjadi meningkat dan membahayakan. Contohnya adalah CO2 yang konsentrasinya meningkat diatas konsentrasi normal.
  • Pencemaran udara sekunder,yang berasal dari senyawa kimia yang berbahaya dan timbul dari hasil reaksi antara komponen alami dengan zat polutan primer. Contohnya adalah Peroxy Acetil Nitrat atau PAN.

B. Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya polusi udara telah dibagi menjadi 2 macam, yaitu:

  • Polusi udara berbentuk gas, yang berasal dari uap yang dihasilkan oleh zat padat atau cair karena proses pemanasan atau menguap sendiri. Contohnya yaitu CO2, CO, SOx dan NOx.
  • Polusi udara berbentuk partikel, yang berasal dari zat-zat kecil yang telah terdispresi ke udara. Untuk wujudnya bisa padat, cair atau perpaduan antara padatan dan cairan. Contohnya yaitu debu, asap, kabut dan lain sebagainya.

C. Berdasarkan Susunan Kimia

Berdasarkan susunan kimianya pencemaran udara telah dibagi menjadi 2 macam, yaitu:

  • Polusi udara oleh zat anorganik yang tidak mengandung karbon. Misalnya seperti ammonia, asbestos, asam sulfat dan lain sebagainya.
  • Polusi udara oleh zat organik yang memiliki kandungan karbon. Misalnya seperti pestisida, herbisida, beberapa jenis alkohol dan lain sebagainya.

D. Berdasarkan Gangguan dan Dampaknya Terhadap Kesehatan

Berdasarkan gangguan dan dampaknya terhadap kesehatan, pencemaran udara telah dibagi menjadi 4 macam, yaitu:

  • Anestesia yang mempunyai efek membius. Contohnya adalah Formaldehide Alkohol.
  • Aspeksia yaitu keadaan darah kekurangan oksigen dan tidak bisa melepas dari Karbon Dioksida. Gas ini dihasilkan dari H2S, CO, NH3 dan CH4.
  • Irritansia yang menimbulkan iritasi pada jaringan tubuh. Contohnya yaitu SO2, Ozon dan Nitrogen Oksida.
  • Toksis yang bisa mengakibatkan keracunan. Contohnya yaitu Fluor, Timbal, Cadmium dan Insektisida.

E. Berdasarkan Tempat

Berdasarkan tempatnya, polusi udara telah dibagi menjadi 2 macam, yaitu:

  • Terjadi di dalam ruangan (udara tidak bebas), seperti di rumah, pabrik, bioskop, sekolah, rumah sakit dan bangunan-bangunan lain. Pada umumnya pencemaran ini berupa asap rokok.
  • Terjadi di luar ruangan (udara bebas), seperti dari asap kendaraan bermotor atau dari asap pabrik industri.
ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!