ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Pencemaran Air

3 min read

Penyebab dan Dampak Pencemaran Air Berikut Contohnya

Pencemaran air adalah masuknya komponen, energi atau zat tertentu ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga mengakibatkan kualitas air turun sampai tingkat tertentu dan tak bisa digunakan lagi. Pencemaran air terjadi di hulu sungai, sungai, danau dan juga lautan.

Sumber pencemaran air kebanyakan berasal dari sampah rumah tangga dan juga limbah pabrik yang sengaja di buang ke wilayah perairan.

Ciri-ciri air yang tercemar dapat dilihat dari warna, bau dan juga rasanya. Selain itu juga bisa diukur dari derajat keasaaman dan jumlah mikroorganisme dalam air. Namun, untuk mengukur apakah air tercemar secara akurat, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

A. Penyebab Pencemaran Air

Berikut dibawah ini beberapa faktor yang menjadi penyebabnya :

1. Kandungan nutriennya yang mengalami peningkatan

Sesuatu yang sering kita dengar yang dinamakan eutrofikasi. Air kekurangan oksigen dalam jumlah yang banyak yang berdampak sangat hebat pada ekosistem secara keseluruhan. Kurangnya oksigen yang ada di dalam air diakibatkan oleh sampah organik yang berasal dari air comberan. Inilah yang pada akhirnya berakibat pada pencemaran air.

2. Berkurangnya Oksigen

Oksigen yang banyak berkurang di dalam air yang mengakibatkan airnya tercemar bisa diakibatkan oleh air limbah yang berisi beragam polutan hasil dari industri-industri. Misalnya seperti minyak, nutrien, toksin organik, logam berat dan padatan. Air yang berkurang oksigennya dalam jumlah yang sangat banyak juga disebabkan karena efek termal yang dimiliki oleh air limbah. Pembangkit listrik, salah satunya yang paling banyak mengeluarkan air limbah.

3. Limbah Pabrik

Sungai Citarum yang dikotori atau dicemari oleh limbah yang berasal dari beberapa pabrik yang berada di sekitarnya.

4. Kegiatan Manusia

Sampah juga bisa mengakibatkan air tercemar. Para nelayan yang biasa menangkap ikan di tengah laut dengan memakai bahan peledak juga bisa menyebabkan air laut tercemar.

B. Efek Samping dan Akibat Pencemaran Air

Banyak sekali contoh yang diakibatkan oleh pencemaran air, berikut di bawah ini uraiannya :

  • Tanpa lewat pengolahan yang baik limbah yang berasal dari industri atau pabrik dibuang begitu saja ke sungai. Ekosistem sungai bisa terganggu karena senyawa toksik yang ada pada limbah tersebut, berbahaya sekali.
  • Sungai yang menjadi media untuk membuang sampah.
  • Ikan yang ada di laut yang ditangkap dengan menggunakan bahan peledak. Jelas sangat berbahaya karena bisa membuat ekosistem laut dan biota yang ada di dalam laut terganggu keseimbangannya. Ikan, makhluk hidup lainnya seperti terumbu karang yang hidup di bawah laut bisa rusak kondisinya, bahkan yang lebih parah lagi banyak yang mati.
  • Limbah rumah tangga (sampah yang dibuang dari rumah tangga yang tidak disortir terlebih dahulu), limbah nuklir dan minyak yang tumpah di tengah laut merupakan contoh yang lainnya lagi dari pencemaran air.

C. Sumber Pencemaran Air

Berikut ini adalah beberapa sumber pencemaran air:

  1. Limbah industri biasanya dari pabrik
  2. Limbah pertanian
  3. Limbah rumah tangga
Penyebab dan Dampak Pencemaran Air Berikut Contohnya

D. Dampak Pencemaran Air

Dampak yang akan terjadi jika berbagai limbah terus dibuang ke dalam air maka bisa menyumbat aliran air itu sendiri sehingga dapat menjadi penyebab banjir pada musim hujan.

1. Pencemaran dari Pertanian

Limbah dari pertanian yang masuk ke dalam air sebenarnya tidak berbahaya bagi keberlangsungan ekosistem air namun karena saat ini banyak petani menggunakan pupuk kimia.

Berikut cara penanggulangan pencemaran air yang paling baik :

  • Industri atau pabrik sebaiknya berlokasi di tempat yang jauh dari pemukiman padat penduduk. Tujuannya untuk mencegah lingkungan air, lingkungan darat dan lingkungan udaranya tercemari.
  • Zat-zat kimia dan pestisida harus mendapatkan pengawasan yang ekstra, jangan sampai penggunaannya di luar batas kewajaran, digunakan tidak semestinya. Karena kalau sampai berlebihan pemakaiannya akan menyebabkan predatornya banyak yang mati. Jika sudah demikian hama akan bertambah banyak.
  • Buanglah selalu sampah pada tempatnya. Sangat dianjurkan untuk mengelola sampah dengan cara yang baik. Harus dipisahkan mana sampah organik dan mana yang sampah bukan organik. Dengan begini pencemaran air bisa dicegah, dapat ditanggulangi.
  • Terus-menerus dilakukan upaya untuk mereboisasi hutan. Tujuan dilakukannya reboisasi adalah agar supaya air dapat selalu terjaga keseimbangannya dengan baik. Hutan-hutan yang gundul ditanami lagi. Kalau tanamannya sudah tumbuh menjadi pohon yang lebat lagi, memiliki manfaat yang besar sekali mengikat air di dalam tanah. Dengan demikian air yang ada di dalam tanah bisa selalu terjaga keseimbangannya.
  • Menanggulangi pencemaran air juga bisa datang dari diri kita sendiri, Contohnya dengan sebisa mungkin mendaur ulang sampah. Sampah dan botol yang terbuat dari plastik didaur ulang menjadi bahan-bahan yang berguna, misalnya dijadikan dompet, tas, sandal dan berbagai produk yang lain.
  • Kesadaran yang terus ditumbuhkan dalam diri kita untuk lebih mencintai lingkungan, dan menjaga kelestarian lingkungan, sumber daya alam, dalam hal ini air bisa lebih baik dari sebelumnya juga bisa mencegah bahkan menanggulangi pencemaran air.

Ada berbagai jenis sumber pencemaran air diantaranya seperti sampah yang berasal dari masyarakat baik itu dari limbah rumah tangga maupun dari limbah pertanian dalam skala kecil maupun dalam skala besar dan juga pestisida dalam jumlah banyak maka mampu mengakibatkan kerusakan pada ekosistem yang ada. Hal ini akan lebih parah jika pestisida yang digunakan adalah jenis dari herbisida dan insektisida.

2. Pencemaran dari Peternakan dan Perikanan

Air dapat mengalami pencemaran dari kegiatan peternakan dan perikanan jika tidak dilakukan pembuangan yang benar pada kotoran hewan dan juga sampah lainnya. ada beberapa hal yang bisa dilihat untuk melihat ciri-ciri dari terjadinya pencemaran oleh peternakan dan perikanan ini antara lain adalah sebagai berikut:

Dengan adanya kotoran hewan dalam jumlah yang besar pada perairan yang membuat air terkontaminasi oleh berbagai virus dan bakteri dari kotoran tersebut dan terjadinya perubahan warna dan rasa di dalam air tersebut sehingga membuat air sangat mudah menyebabkan penyakit bagi siapa saja yang mengkonsumsi air tersebut.

3. Pencemaran dari Industri

Para pelaku industri sangat rawan menghasilkan berbagai jenis limbah yang dapat mencemari air yang akan mereka gunakan. Ini biasanya dilakukan oleh mereka para pelaku bisnis industri yang kurang memahami adanya pencemaran ini atau hanya sekedar untuk menekan biaya pengolahan limbahnya saja. berikut ini beberapa jenis industri yang mampu mencemari air dari hasil industrinya:

  1. Industri produk makanan
  2. Indukstri produk tekstil
  3. Industri pulp dan kertas
  4. Industri bahan kimia
  5. Industri penyamakan kulit
  6. Industri electroplating

4. Pencemaran dari Aktivitas Perkotaan

Daerah perkotaan menjadi salah satu tempat yang sangat rawan terjadi pencemaran air. Hal ini tidak jauh dari jumlah populasi penduduk yang kian pesat sedangkan lahan tetap sehingga menyebabkan munculnya berbagai pemukiman padat penduduk dengan sanitasi yang tidak memadai. Pencemaran air di perkotaan juga bisa disebabkan karena hasil dari pabrik, limbah rumah tangga, kotoran manusia, limbah-limbah lain.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *