ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

4+ Strategi Pemasaran dengan Membangun BRAND

4 min read

4+ Strategi Pemasaran dengan Membangun BRAND

Strategi pemasaran adalah salah satu faktor penting dalam proses pejualan produk atau jasa yang kalian pasarkan. Tujuan dengan dibentuknya strategi pemasaran adalah agar produk kita tepat sasaran dan dapat menjangkau konsumen yang tepat.

Beberapa belakangan ini saya sedang mempelajari tentang strategi pemasaran dengan membangun sebuah branding untuk usaha dan beberapa produk yang memang masih baru dikalangan masyarakat.

Sedikit menantang bagaimana menemukan cara untuk memunculkan sebuah produk dengan gagasan yang baru dan belum pernah atau jarang diketahui masyarakat umum.

Saya dapat menyimpulkan terdapat beberapa poin yang sangat mempengaruhi bagaimana perusahaan ataupun produk yang masih terbilang baru tersebut membangun branding mereka dengan baik.

Walaupun banyak sekali aspek yang akan mempengaruhi tapi setidaknya ada beberapa hal mendasar yang bisa dijadikan sebagai pondasi untuk membangun branding anda.

4+ Strategi Pemasaran dengan Membangun BRAND

A. Langkah Strategi Pemasaran dengan Membangun Merek dan Brand

1) Membuat Perusahaan / Produk yang Berkualitas

Tak bisa dipungkiri bahwa setiap perusahaan / produk yang sukses adalah mereka yang mempunyai kualitas dan sistem yang sangat baik. Mereka akan mengenalkan diri mereka sebagai perusahaan / produk yang mempunyai kualitas dan daya saing yang tinggi

Mungkin beberapa dari mereka akan mengesampingkan kualitas mereka demi mendapat atensi orang banyak dengan harga murah atau jumlah kuantitas banyak  misalnya. Jika mereka menang dengan strategi itu saya bisa meyakini bahwa itu akan menjadi kemenangan sesaat.

Waktu akan mengenalkan mereka sebagai perusahaan / produk yang sangat buruk dan tidak layak untuk dikonsumsi.

Berkualitas bukan berarti glory atau mahal, berkualitas adalah bagaimana kita dapat memuaskan konsumen kita dengan semua aspek. Secara otomatis maka akan menunjukan kita benar-benar layak untuk memuncaki klasemen diantara  pesaing-pesaing kita.

2) Mempunyai Pangsa Pasar yang Jelas

Mereka mempunyai visi dan misi yang jelas dan sangat terarah, walaupun pangsa pasar mereka dalam lingkup yang kecil. Tapi mereka benar-benar mengetahui siapa konsumen dan target pasar mereka.

Jika di hitung oleh matematika misal produk mereka adalah “Konsultasi Ibu Rumah Tangga ” . Maka pasar yang mereka bentuk adalah : Wanita, Umur 20 tahun keatas, udah menikah dan aspek lain yang menjadikan ciri khas mereka.

Misalnya biasanya memiliki sudah memiliki rumah sendiri, suka bergabung di grup-grup facebook (Grup masak/resep, curhat, arisan, jual-beli dll). Maka mereka hanya akan memasarkan perusahaan / produk mereka hanya di lingkup kerja tersebut.

Jadi pekerjaan mereka akan lebih ringan tetapi tepat sasaran, mereka bekerja dengan sangat cermat dan cerdas. Tanpa membuang tenaga dan pikiran yang tidak perlu, mereka telah mengatahui bahwa jika mereka membuat ini, maka reaksi konsumen akan begini.

3) Memikirkan Keuntungan Oleh Kedua Sisi

Perusahaan / produk yang baik maka mereka tidak hanya memikirkan bagaimana cara mendapatkan hasil untuk mereka sendiri.

Mereka harus memikirkan bagaimana mereka mendapatkan hasil sebaik mungkin dengan kepuasan konsumen juga sebaik mungkin.

Mereka tidak memikirkan ego mereka sendiri untuk memperoleh winning sebaik dan secepat mungkin, tapi mereka akan bekerja untuk kedua belah mata pisau.

Disisi lain bekerja untuk mendapat pemasukan ke dalam perusahaan / produk mereka, di sisi lain bekerja untuk apresiasi dan kekaguman yang diberikan konsumen kepada mereka.

Mereka sadar betul akan simbioses mutualisme dan kontinuitas konsumen adalah modal untuk branding mereka.

4) Menjaga Kepercayaan Konsumen

Tak bisa dipungkiri bagaimanapun kita telah membangun branding perusahaan / produk kita dengan sangat baik, tetapi kalau tidak bisa menjaga kepercayaan konsumen kita.

Maka secepat angin berhembus perusahaan / produk kita akan tenggelam di dasar lautan.

Seperti pepatah mengatakan “Nila sititik rusak susu sebelanga”, satu kali kita membuat kepercayaan konsumen kita runtuh dan tidak ada solusi untuk mengatasi . Harus bertanggung jawab sudah pasti kita akan tepuruk dan hanya bisa menunggu untuk dicabut nyawanya.

Memang tidak ada perusahaan / produk yang tanpa cacat. Tetapi dengan kita menunjukan opsi atau solusi yang lain maka kita masih bisa untuk memperbaiki branding kita.

Jadi jika terjadi masalah yang mendera kita, janganlah kita lari dan bersembunyi. Kita harus mencarikan solusi dengan ide-ide yang baru dan segar. Kadang kosumen malah akan lebih menghargai bagaimana kita akan bertanggung jawab dengan kekecaewaan mereka.

5) Selalu Berinovasi dan Memunculkan Ide-ide Segar

Konsumen kita akan sangat bosan ketika kita hanya menyuguhkan hal yang sama setiap saat. Kita dituntut untuk menciptakan hal-hal yang baru yang lebih segar.

Inovasi baru akan membuat konsumen kita betah untuk berada dalam area kita. Inovasi baru juga akan menjadi hal yang sangat menarik untuk mendatangkan konsumen baru.

Sebenarnya inovasi juga tidak perlu terlalu sering untuk dimunculkan, kita fokuskan terlebih dahulu inovasi satu dengan maksimal dengan pangsa pasar yang jelas dan tujuan yang jelas.

Inovasi baru harus memunculkan keuntungan yang baru, bukan malah menambah beban dan stres perusahaan / produk kita.

Baca Juga Cara Melatih Pemikiran (Cara Berpikir) untuk Pengembangan Diri

B. Contoh Strategi Pemasaran Berdasarkan Jenisnya

Assauri (2008 : 163) menuliskan bahwa strategi pemasaran dapat dibedakan menjadi tiga jenis strategi pemasaran yang dapat ditempuh perusahaan yakni :

1. Strategi pemasaran yang tidak membeda-bedakan pasar (Undifferentiated marketing)

Strategi pemasaran jenis ini adalah dengan tidak melakukan penggolongan khusus terhadap konsumen dan audience mereka. Strategi undifferentiated marketing hanya akan melihat mereka sebagai pasar global dan melakukan target pemasaran atau konsumen secara umun.

Contoh strategi pemasaran : Suatu perusahaan yang menghasilkan sebuah produk sabun mandi. Mereka akan menyasar semua kalangan untuk menjadi target pemasaran mereka. Strategi ini cukup efektif karena semua orang memungkinkan untuk membeli sabun mandi untuk kebutuhan mereka.

2. Strategi pemasaran yang membeda-bedakan pasar (Differentiated marketing)

Strategi ini bisa diterapkan [erusahaan jika ingin menjangkau pasar atau konsumen yang lebih luas namun tertarget. Jika pada strategi pertama mereka menyasar semua konsumen, di strategi ini perusahaan akan mengeluarkan berbagai jenis produk demi memenuhi kebutuhan pasar dnegan latar belakang yang berbeda-beda

Contoh strategi pemasaran : Suatu perusahaan yang menghasilkan sebuah produk sabun mandi. Perusahaan tersebut akan memproduksi berbagai varian sabun mandi, seperti sabun mandi dnegan pelembab kulit, dengan parfum yang wangi, atau sabun mandi anti kuman. Mereka melakukan strategi ini agar pemasaran mereka lebih luas dan sesuai dengan kebutuhan pasar

3. Strategi pemasaran yang terkonsentrasi (Concentrated Marketing)

Strategi pemasaran dengan membagi target pemasaran mereka dengan segmen-segmen tertentu. Biasanya strategi ini diterapkan oleh perusahaan yang menginginkan pemasaran mereka lebih tertarget dan tepat sasaran, sehingga cost advertise atau biaya iklan bisa ditekan serendah-rendahnya namun pemasaran mereka tetap optimal.

Contoh strategi pemasaran : Suatu perusahaan yang menghasilkan sebuah produk sabun mandi. Mereka memproduksi sebuah produk sabun mandi dengan serpihan serbuk emas untuk menghindari penuaan dini yang terkandung didalamnya. Tentu sasaran target konsumen mereka adalah konsumen papan atas yang mampu membayar berapapun demi kecantikan mereka.

Apakah Perencanaan Pemasaran Itu?

Perencanaan pemasaran (marketing planning) adalah suatu bagian dari keutuhan sebuah desain untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan dengan adanya perencanaan pemasaran adalah untuk menciptakan nilai bagi konsumen dalam kondisi tetap menguntungkan perusahaan, atau dalam konsep pemasaran saat ini, suatu hubungan yang saling menguntungkan. Rencana pemasaran meliputi semu hal oleh penilaian Anda terhadap kebutuhan dan keinginan pasar, kekuatan dan kelemahan pada organisasi Anda dan pesaing saat ini atau yang diperkirakan, dan desain yang Anda buat untuk menciptakan nilai guna memuaskan keinginan dan kebutuhan konsumen dalam kondisi tetap untung. Rencana pemasaran memuat didalamya antara lain : rencana tindakan (siapa yang melakukan apa dan kapan) dan visi, tujuan strategis, tujuan, serta sasaran.

Jadi itulah beberapa aspek dan poin yang akan sangat mempengaruhi untuk membangun branding perusahaan / produk yang akan anda bangun.

Ingat kita tidak boleh hanya tepaku oleh beberapa pondasi yang telah paten. Hidup adalah bagaimana untuk menemukan ketenangan dan kesenangan pikiran kita, untuk apa meneruskan satu pondasi yang designya saja kita tidak suka.

Hidup kita terlalu singkat untuk melakukan hal yang tidak kita sukai. Selalu berpikirlah untuk memuaskan perasaan kita sendiri, maka itu akan menjadi jalan yang terbaik. Salam Semaur dan sampai jumpa dilain kesempatan..

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Perencanaan Usaha

ronisafaat
2 min read

Konsep Pemasaran

ronisafaat
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *