ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Pengertian Konsumsi adalah : Tujuan dan Faktor yang Mempengaruhi

4 min read

Pengertian Konsumsi adalah : Tujuan dan Faktor yang Mempengaruhi

Pengertian Konsumsi adalah

Konsumsi adalah suatu kegiatan manusia yang menggunakan dan mengurangi daya guna suatu barang dan jasa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan kepuasan manusia, baik secara berangsur-angsur maupun sekaligus. Pengertian konsumsi adalah salah satu hal yang harus dimengerti oleh masyarakat.

Konsumsi yaitu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia. Pelaku kegiatan konsumsi yang dinamakan konsumen (individu maupun organisasi), sedangkan produk yang dikonsumsi yaitu barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen.

Apakah tujuan konsumsi? Tujuan utama kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh manusia yaitu untuk memenuhi kebutuhan hidup dan juga kepuasan. Masyarakat yang masih tradisional, pada umumnya kegiatan konsumsi adalah untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Sedangkan pada masyarakat modern, kegiatan konsumsi mereka bukan hanya untuk mempertahankan hidup, tapi juga untuk kesenangan dan harga diri mereka.

Pengertian Konsumsi adalah : Tujuan dan Faktor yang Mempengaruhi

Pengertian Konsumsi Menurut Para Ahli

Ada juga beberapa pendapat para ahli berikut ini:

1. N. Gregory Mankiw

Menurut Gregory Mankiw (2007), konsumsi adalah pembelanjaan barang dan jasa oleh rumah tangga. Yang dimaksud dengan barang adalah barang rumah tangga yang sifatnya tahan lama meliputi, perlengkapan, kendaraan, dan barang yang tidak tahan lama, contohnya makanan dan pakaian. Pembelanjaan jasa yang dimaksud adalah barang yang tidak berwujud konkrit, contohnya pendidikan.

2. T. Gilarso

Menurut T. Gilarso (2003), Konsumsi adalah suatu titik pangkal dan tujuan akhir dari seluruh kegiatan ekonomi masyarakat.

3. Kamus Besar Ekonomi (KBBI)

Menurut Kamus Besar Ekonomi (KBBI), arti kata konsumsi adalah tindakan manusia untuk menghabiskan atau mengurangi kegunaan (utility) suatu benda baik secara langsung atau tidak langsung – pada pemuasan terakhir dari kebutuhannya.

Ciri ciri Konsumsi

Adapun ciri-ciri kegiatan konsumsi adalah sebagai berikut:

  • Kegiatan yang  dilakukan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan hidup manusia.
  • Produk yang dikonsumsi memiliki nilai manfaat bagi manusia.
  • Produk (barang dan jasa) yang digunakan dapat berkurang atau habis.
  • Produk yang dikonsumsi yaitu barang ekonomi yang didapatkan dengan pengorbanan, misalnya membelinya.

Tujuan Konsumsi

Adapun beberapa tujuan kegiatan konsumsi adalah:

1. Pemenuhan Kebutuhan Jasmani dan Rohani

Tujuan utama kegiatan konsumsi yang dilakukan manusia yaitu untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohaninya. Kebutuhan jasmani contohnya makan/ minum, olah raga, dan lain-lain. Sedangkan kebutuhan rohani contohnya hiburan, beribadah, membaca buku, dan lain-lain.

2. Memakai Nilai Guna Suatu Barang Sekaligus

Maksudnya, barang yang nilai gunanya habis sekaligus ketika digunakan oleh manusia. Contohnya, makanan dan minuman yang tidak dapat bertahan lama dan harus dihabiskan sekaligus.

3. Memakai Nilai Guna Barang Secara Bertahap

Maksudnya, barang atau jasa yang nilai gunanya akan berkurang secara bertahap ketika digunakan oleh manusia. Barang dan jasa ini dapat bertahan lama, contohnya komputer, meja, mobil, motor, dan lain-lain.

Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi

Ada juga beberapa faktor yang mempengaruhi kegiatan konsumsi adalah:

1. Penghasilan

Pengahasilan atau pendapatan seseorang berpengaruh besar terhadap tingkat konsumsi seseorang atau organisasi. Semakin besar penghasilan seseorang maka akan semakin mengkonsumsi lebih banyak barang/ jasa, begitu juga sebaliknya.

2. Tingkat Pendidikan

Pendidikan sangat berpengaruh pada pola pikir seseorang dalam melakukan kegiatan konsumsi. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, maka akan semakin tinggi juga tingkat konsumsinya, begitu juga sebaliknya.

3. Harga Barang dan Jasa

Harga barang dan jasa juga  dapat berpengaruh pada tingkat konsumsi seseorang. Semakin tinggi harga barang dan jasa, maka tingkat konsumsi akan semakin berkurang, dan begitu juga sebaliknya.

4. Jumlah Keluarga

Keluarga yang jumlah anggotanya lebih besar akan membuat tingkat konsumsinya semakin besar, begitu juga sebaliknya.

5. Jenis Kelamin

Kebutuhan barang/ jasa antara pria dan wanita tentu sangatlah berbeda. Hal tersebut juga akan berpengaruh pada tingkat konsumsi.

6. Selera dan Gaya

Sebagian orang memiliki selera dan gaya hidup yang lebih baik, baik dalam hal berbusana ataupun hal lainnya. Hal ini membuat tingkat konsumsi mereka menjadi lebih tinggi ketimbang mereka yang kurang memperhatikan gaya hidupnya.

7. Adat Istiadat dan Kebiasaan

Kebiasaan dan adat istiadat di suatu daerah juga mempengaruhi tingkat konsumsi masyarakatnya.

Pentingnya Konsumsi

  • Ekonom modern benar menekankan pentingnya konsumsi. Telah dijelaskan bahwa Konsumsi adalah permulaan dan juga saya mengakhiri semua kegiatan ekonomi. Seorang pria merasakan suatu keinginan dan kemudian dia berusaha untuk memuaskannya. Ketika upaya telah dilakukan, hasilnya adalah kepuasan yang diinginkan seperti contoh pajak tidak langsung.
  • Keinginan adalah awal dan kepuasannya sebagai akhir dari upaya ekonomi kita. Konsumsi dianggap sebagai semua-semua dan semua-semua kegiatan ekonomi. konsumsi  menjadi awal sekaligus akhir dari semua kegiatan ekonomi. Ini adalah konsumsi yang memberikan dorongan awal untuk produksi. Produksi, dengan demikian, diarahkan dan dirangsang oleh konsumsi.
  • Konsumen tidak hanya memberikan dorongan awal untuk produksi, melainkan keinginan mereka untuk mengatur volume dan arah semua kegiatan produktif di seluruh. Jika konsumen puas, bisnis dan produksi meluas. Tetapi jika konsumen tidak menyukai komoditas atau berpikir bahwa harganya terlalu tinggi, produksinya akan cepat atau lambat akan berakhir. Seorang konsumen seringkali dibandingkan dengan seorang raja, dan kekuasaannya meluas ke seluruh bidang kegiatan ekonominya.
  • Keberadaan keinginan adalah sumber utama dari semua kegiatan ekonomi dan kemudian mengalikan atau ekspansi adalah rahasia dari semua kemajuan ekonomi. Perbanyakan keinginan dan kemajuan ekonomi berjalan bersama. Produsen mencoba mencari tahu metode yang lebih baik dan lebih menguntungkan untuk memuaskan konsumen. Ini mengarah pada penemuan produk baru dan proses baru dan penemuan mesin-mesin baru. Setiap upaya ekonomi yang telah dilakukan untuk memuaskan satu keinginan menciptakan lebih banyak keinginan.
  • Semakin banyak keinginan dipenuhi, semakin banyak yang mereka tingkatkan. “Nafsu makan datang dengan makan.” Selain itu, kemampuan manusia dilakukan dalam upaya untuk memuaskan keinginan manusia. Oleh karena itu, sekelompok pekerja terampil dibangun di samping para pebisnis yang sukses.
  • Pengaruh konsumsi yang sangat luas dapat dilihat di semua cabang Ekonomi. Konsumen mengarahkan dan memandu produksi. Ini adalah intensitas keinginan konsumen yang menentukan harga di pasar. Konsumsi dengan demikian memberikan pengaruhnya pada pertukaran juga. Tanpa konsumsi, tidak akan ada pertukaran.
  • Distribusi, adalah suatu  aliran pendapatan kepada tuan tanah, pekerja, kapitalis dan penyelenggara, juga dipengaruhi oleh konsumsi (standar hidup) dari masing-masing kelas ini. Standar hidup menentukan efisiensi dan efisiensi mereka bergantung pada bagian mereka dalam pendapatan nasional.

Dengan demikian, pentingnya konsumsi tidak dapat terlalu ditekankan. Itu semua meresap. Itu sangatlah mempengaruhi aktivitas ekonomi yang buruk dan berkontribusi pada kemajuan ekonomi. Ini menentukan standar hidup masyarakat untuk studi yang sekarang kita putar.

Contoh Kegiatan Ekonomi Konsumsi

Konsumsi , di bidang ekonomi penggunaan barang dan jasa oleh rumah tangga. Konsumsi berbeda dari pengeluaran konsumsi, yaitu pembelian barang dan jasa untuk digunakan oleh rumah tangga. Konsumsi berbeda daripengeluaran konsumsi terutama karena barang tahan lama, seperti mobil, menghasilkan pengeluaran terutama pada periode ketika mereka dibeli, tetapi mereka menghasilkan “layanan konsumsi”.

Misalnya, mobil menyediakan jasa transportasi sampai mereka diganti atau dibaung. Para ekonom neoklasik arus utama pada umumnya menganggap konsumsi sebagai tujuan akhir dari kegiatan ekonomi, dan dengan demikian tingkat konsumsi per orang dipandang sebagai ukuran utama keberhasilan ekonomi yang produktif. Nah, berikut contoh kegiatan ekonomi konsumsi:

  1. Menggunakan barang yang telah diproduksi
  2. Memakan makanan yang belum atau telah diolah
  3. Memakai barang yang ditujukan untuk penggunaan pribadi maupun umum
  4. Menggunakan layanan jasa transportasi umum
  5. Menggunakan layanan jasa informasi baik secara online maupun offline
  6. Memakai layanan internet
  7. Menggunakan jasa dokter untuk berobat
  8. Menggunakan layanan transportasi udara
  9. Menggunakan layanan transportasi air
  10. Bersekolah dan menggunakan jasa pendidik yang handal.
  11. Memakan makanan yang dimasak

Mikroekonomi yang telah mempelajari perilaku konsumsi untuk berbagai alasan, menggunakan data konsumsi untuk mengukur kemiskinan , untuk memeriksa kesiapan rumah tangga untuk pensiun, atau untuk menguji teori persaingan dalam industri ritel. Berbagai sumber data tingkat rumah tangga yang kaya  memungkinkan para ekonom untuk memeriksa perilaku pengeluaran rumah tangga secara mendetail, dan ahli mikro ekonomi juga telah menggunakan data ini untuk memeriksa interaksi antara konsumsi dengan perilaku mikroekonomi yang lainnya seperti sebagai mencari pekerjaan atau pencapaian pendidikan.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *