ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Gaya Kepemimpinan

3 min read

Gaya Kepemimpinan

Gaya kepemimpinan adalah suatu karakteristik atau ciri khas yang dimiliki oleh setiap pemimpin. Gaya kepemimpinan setiap orang berbeda-beda, biasanya akan dipengaruhi oleh sifat dan lingkungan yang mendukung pula. Dalam hal ini kepemimpinan juga dipengaruhi oleh kemampuan dan tujuan dari seorang pemimpin tersebut.

Dalam setiap perusahaan ataupun organisasi baik resmi maupun tidak, pemimpin sangat dibutuhkan keberadaannya untuk mengendalikan dan menaungi para anggota organisasi dalam proses perjalanan mencapai tujuan bersama.

Posisi pemimpin dalam pemilihannya bisa didasari oleh beberapa alasan dan banyak cara dalam pengambilan keputusannya, bisa saja melalui voting, penunjukan langsung, kualifikasi, dan cara yang lainnya untuk dapat menentukan kelayakan sesorang untuk menjadi seorang pemimpin.

Dalam hal ini, gaya kepemimpinan juga berpengaruh besar pada keberadaan dan pengaruhnya sebagai seorang pemimpin. Gaya kepemimpinan menentukan kepuasan para anggota dan juga mendapatkan kepercayaan secara umum. Untuk mengetahui lebih jauh jenis dan macam gaya kepemimpinan,

Berikut 10+ Jenis dan Macam Gaya Kepemimpinan Agar Sukses :

1. Gaya Kepemimpinan Demokratis

Gaya Kepemimpinan

Pemimpin yang baik dengan gaya demokratis biasanya akan lebih disenangi oleh para anggota bawahannya. Selain karena kata demokratis sendiri memang berati keterbukaan dan kesetaraan, demokratis juga memiliki banyak nilai positif dalam penerapannya.

Dengan gaya demokratis seorang pemimpin akan membuka lebar-lebar masukan kritik dan saran untuk perkembangan organisasi. Gaya kepemimpinan demokratis juga memiliki peluang berhasil lebih besar untuk setiap pemimpin mendapatkan empati dan kepercayaan para anggotanya.

2. Gaya Kepemimpinan Entrepreneurship

Gaya Kepemimpinan

Gaya entrepreneurship belakangan mennjadi gaya yang cukup diminati dan diterapkan oleh banyak pemimpin di Indonesia. Terutama perusahaan bidang kreatif dan rintisan.

Seorang dengan gaya kepemimpinan entreprenurship akan ikut membaur dengan para anggota dibawahnya. Mereka akan ikut bkerjja sekuat tenaga mendorong bersama roda organisasi agar bisa mencapai kesuksesan lebih cepat dan dengan tim yang solid.

3. Gaya Kepemimpinan Karismatis

Gaya Kepemimpinan

Gaya kepemimpinan karismatis dimiliki oleh para pemimpin visioner yang memiliki beberpa aspek keunggulan yang menambah karisma dalam pekerjaannya.

Karismatik bukan hanya bisa dilihat dari penampilannya saja, namun seorang pemimpin dengan gaya karismatik akan mempunyai daya tarik yang bisa menjadikan mereka pemimpin yang banyak disukai dan menyalurkan energi posiitif dan semangat yang tinggi.

4. Gaya Kepemimpinan Partisipasif

Gaya Kepemimpinan

Dengan kepemimpinan partisipasif, ruang gerak sebuah organisasi akan cenderung lebih luas dan efisien. Pemimpin akan melibatkan semua pihak untuk menentukan tujuan bersama dan cara yang akan diambil untuk emncapai tujuan tersebut.

Dalam penerapan gaya partisipatif, biasanya akan ada komunikasi yang terbuka dan cukup nyaman untuk keberlangsungan sebuah organisasi. Para anggota akan lebih terjalin dnegan huunganbaik antara satu sama lain.

5. Kepemimpinan Delegatif

Gaya Kepemimpinan

Gaya delegatif cenderung memiliki proses pengambilan keputusan yang cukup simpel namun dapat beresiko. Seorang pemimpin dengan gaya delegatif akan memberikan hak dan wewenang sepenuhnya kepada para anggota dibawahnya untuk mengambil keputusan dan dengan cara mereka masing-masing.

Cara ini cukup efektif jika pemimpin telah memahami betul para anggotanya, sehingga tujuan bersama akan tetap tercapai. Para anggota juga lebih leluasa untuk mengambil keputusan dan menentukan tujuan dengan jalan pintas yang mereka ambil sendiri-sendiri.

6. Kepemimpinan dengan Gaya Analitif

Gaya Kepemimpinan

Pemimipin yang analitif cenderung memiliki banyak sekatan angka yang memisahkan antara organisasi, anggota, tujuan dan aspek-aspek yang berada ibawahnya. Semua tanggung jawab dan prosesnya akan di peljari menggunakan data dan angka.

Menganalisa lebih lanjut mengenai keuntungan dan kesempatan yang lebih baik untuk bisa diambil berdasarkan analisa yang mendalam. Model analisa biasanya dimiliki organisasi besar yang tidak mau merugi karena hal kecil tanpa didasari oelha analisa terlebih dahulu.

7. Gaya Otoriter

Gaya Kepemimpinan

Pemimpin dengan gaya otoriter cukup banyak kita temui dalam berbagai organisasi baik perusahaan maupun organisasi yang lain. Gaya otoriter cukup terkenal dan cukup bayak pula menghasilkan perusahaan besar.

Otoriter berarti semua kekuasaan dan pengambilan keputusan sepenuhnya menjadi hak pemimpin saja. Para anggota tidak pernah diberi kesempatan untuk turut berpartisipasi didalamnya. Dengan begitu berhasil atau tidaknya organisasi tersebut sepenuhnya dipengaruhi oleha kapasitas pemimpin tersbut. Jika pemimpin tersebut memilki kapsitas yang cukup mumpuni untuk membawahi sebuah organisasi, maka kemungkinan tujuan tercapai dengan keberhasilan pun juga terbuka.

8. Kepemimpinan Birokratif

Gaya Kepemimpinan

Birokratif merupakan cara konservatif yang banyak diterapkan banyak organisasi di Indonesia. Model birokratif adalah gaya yang dibatasi oleh kebiasaan atau peraturan lama yang telah ada sebelumnya.

Mereka bekerja dengan tata cara dan peraturan yang ada, menggunakan gaya lama dan tidak mau menerima aliran baru. Model birokrasi biasanya memiliki kerumitan dalam berbagai proses, bahkan kerumitan bisa saja terjadi di tigkat paling bawah seperti perijinan.

9. Kepemimpinan Instruktif

Gaya Kepemimpinan

Kepemimpinan instruktif cenderung diterapkan dalam organisasi yang tidak mau mengambil resiko didalam pengambilan keputusan mereka. Seorang pemimpin dengan gaya instruktif akan mengambil peran memberikan intruksi sedetail dan sejelas mungkin kepada bawahan mereka,

Degan begitu resiko yang diambil lebih kecil dan keberhasilan organisasi lebih tuarah dan terukur dan proses pencapaiannya.

10. Kepemimpinan Transaksional

Gaya Kepemimpinan

Kepemimpinan jenis ini cenderung terdapat transaksi atau jual beli antara pemimpin dan bawahan dimana pemimpin akan memberikan reward atau hadiah ketika bawahan berhasil melaksanakan tugas yang telah diberikan.

Pemimpin dan bawahan memiliki tujuan, kebutuhan dan kepentingan masing-masing untuk mencapai keberhasilan organisasi tersebut.

11. Gaya Kepemimpinan Situasional

Gaya Kepemimpinan

Gaya kepemimpinan situasional adalah gaya yang memimpin yang menggunakan berbagai jenis macam gaya kepemimpinan berbeda-beda (demokratis, otoriter, delegatif dll) . Disesuaikan dengan kebutuhan saat itu dan keadaan yang sedang berkembang didalam organisasi tersebut.

Seorang atasan yang menerapkan gaya situasional ini cenderung tidak ingin terpaku oleh satu jeis macam model kepemimpinan saja.

Meski cenderung berubah-ubah sesuai dengan kondisi anggota atau anak buah, namun biasanya atasan dengan kepemimpinan situasional akan memiliki beberapa sifat atau gaya yang menonjol diantara macam gaya yang dipakai olehnya.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Freelance Adalah

ronisafaat
2 min read

Teknik Negoisasi

ronisafaat
2 min read

Personal Branding

ronisafaat
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *