ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Portofolio Adalah : Fungsi dan Tujuannya

4 min read

Fungsi dan Contoh Portofolio

Portofolio adalah suatu pernyataan tertulis yang menjadi pertimbangan dalam melakukan seleksi dalam segala hal, yang berisikan mengenai entah itu berupa karya atau perkembangan dari orang yang membuat prtofolio.

Pengertian fungsi, tujuan dan contoh portofolio adalah untuk memudahkan sesorang yang ingin merekrut atau memeberi penilaian kepada Anda, sehingga mereka mendapatkan gamabaran yang jelas tetang pembuat portofolio. Sehingga untuk selajutnya bisa menentukan langkah dan mengambil sikap yang jelas dan terarah. Apakah memilki kemungkinan yan bagus maupun sebaliknya.

A. Pengertian Portofolio

Portofolio adalah sebuah kumpulan dari hasil karya terbaik dari seseorang yang membuatnya menjadi satu. Namun jika portofolio dalam seorang seniman, maka portofolio adalah kumpulan dari karya-karya berbagai seniman yang disengaja untuk pameran.

Namun jika dalam dunia pendidikan, portofolio adalah kumpulan hasil karya dari siswa atau siswi untuk memenuhi tugas dari guru yang telah diberikan dan mendapatkan nilai.

Dalam jenjang pendidikan portofolio sangatlah penting untuk mengethaui perkembangan dari peserta didik atau siswa dalam berkarya. Namun jika portofolio dalam segi pekerjaan, maka menjadi pelengkap ketika Anda melamar pekerjaan, dengan adanya portofolio akan menjai banyak pertimbangan

B. Penilaian Berdasarkan Portofolio

Portofolio dalam hal ini dapat digunakan sebagai instrumen penilaian, tidak hanya dalam segi pendiidkan namun dalam ajang seleksi juga dapat berlaku untuk instrumen penilaian. Penilaian portofolio adalah pengukuran atau pengumpulkpan informasi atas hasil dari pekerjaan seseorang yang bersumber atas portofolio itu sendiri. Ada  beberapa point cara membuat portofolio dalam melamar pekerjaan.

Fungsi dan Contoh Portofolio

C. Cara Membuat Portofolio

  1. Membuat daftar isi
  2. Melampirkan CV atau resume
  3. Menguraikan tujuan atau capaian karir
  4. Menguraikan keterampilan dan pengalaman Anda
  5. Melampirkan contoh hasil karya atau capaian
  6. Melampirkan testimoni dari klien sebelumnya
  7. Mencantumkan penghargaan

D. Fungsi Portofolio

Dalam dunia pendidikan portofolio berfungsi untuk mengetahui perkembangan pengetahuan peserta didik dan kemampuan dalam mata pelajaran serta pertumbuhan kemampuan peserta didik.   Portofolio dapat memberikan bahan tindak lanjut dari suatu pekerjaaan yang telah dilakukan peserta didik sehingga guru dan peserta didik berkesempatan untuk mengembangkan kemampuannya. 

Portofolio dapat juga berfungsi sebagai alat untuk melihat perkembangan tanggung jawab peserta didik dalam belajar, perluasan dimensi belajar, pembaharuan kembali proses belajar mengajar dan pengembangan pandangan peserta didik dalam belajar. Portofolio dapat digunakan sebagai bahan pengajaran dan juga sebagai alat standar penilaian. Asesmen portofolio mengharuskan  peserta didik untuk mengkoleksi dan menunjukan hasil kerja mereka.  Dalam hal ini asesmen portofolio dapat juga dianggap sebagai salah satu alat untuk menilai secara otentik. Dalam penilaian portofolio peserta didik baru yang memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk menilai diri sendiri dari waktu ke waktu.

Asesmen portofolio bisa digunakan sebagai alat formatif dan sumatif.

  1. Asesmen portofolio sebagai alat formatif biasanya digunakan untuk memantau kemajuan peserta didik dari hari ke hari dan untuk mendorong peserta didik dalam menjalankan dan  merefleksikan pembelajaran mereka sendiri. Portofolio seperti ini difokuskan pada proses perkembangan peserta didik dan digunakan untuk tujuan formatif dan diagnostik.
  2. Asesmen portofolio dapat juga digunakan untuk tujuan penilaian sumatif pada akhir semester atau pada akhir tahun pelajaran yang dilakukan. Hasil dari asesmen portofolio sebagai alat sumatif akan dapat digunakan untuk mengisi angka raport peserta didik yang dapat menunjukkan prestasi peserta didik dalam mata pelajaran kimia.

Tujuan dari  penilaian dengan menggunakan portofolio adalah untuk memberikan informasi kepada orang tua tentang perkembangan peserta didik secara lengkap dengan dukungan data dan dokumen yang akurat.

E. Tujuan Adanya Portofolio Pendidikan

Ada beberapa tujuan dalam menggunakan portofolio, yaitu:

  • Mendokumentasikan proses pembelajaran yang berlangsung.
  • Memberi perhatian pada prestasi kerja peserta didik yang terbaik.
  • Meningkatkan proses efektivitas pengajaran
  • Bertukar informasi dengan orang tua/ wali peserta didik dan guru lain.
  • Meningkatkan kemampuan melakukan refleksi diri.

Adapun tujuan asesmen portofolio menurut Gronlund dalam Nahadi dan Cartono adalah sebagai berikut:

  1. Kemajuan siswa dapat terlihat jelas.
  2. Penekanan pada hasil belajar terbaik siswa memberikan pengaruh positif dalam belajar.
  3. Membandingkan pekerjaan sekarang dengan pekerjaan yang lalu memberikan motivasi yang lebih besar daripada membandingkan dengan milik orang lain.
  4. Keterampilan assesmen sendiri mengarah pada seleksi contoh pekerjaan dan menentukan pilihan terbaik.
  5. Memberikan kesempatan siswa bekerja sesuai dengan perbedaan individu (misalnya siswa menulis sesuai dengan tingkat level mereka tetapi sama-sama menuju tujuan umum)
  6. Menjadi alat komunikasi yang jelas tentang  kemajuan belajar siswa bagi dirinya, orang tua, atau lainnya.

Portofolio sangat bermanfaat baik bagi guru maupun siswa dalam melakukan penilaian proses pembelajaran. Portofolio dapat berisikan laporan kegiatan praktikum yang diikuti siswa, tugas-tugas proyek, tugas-tugas individu atau kelompok dan lain-lain. Fungsi assesmen portofolio menurut Berenson dan Carter antara lain sebagai berikut:

  1. Mendokumentasikan kemajuan siswa dalam kurun waktu tertentu. 
  2. Mengetahui bagian-bagian yang perlu diperbaiki.
  3. Membangkitkan kepercayaan diri dan motivasi untuk belajar.
  4. Mendorong tanggung jawab siswa untuk belajar.

Dan menurut Erman (2003) manfaat portofolio akan memupuk kebiasaan siswa dalam bertindak yang cermat melalui pengumpulan bukti hasil kerja dan karangannya serta akan tergugah kesadarannya bagaimana seharusnya belajar yang benar sesuai dengan konsep belajar secara simultan akan terakomodasi yang harus mereka lakukan. Fungsi portofolio menurut mata pelajaran tertentu serta pertumbuhan peserta didik mereka. Asesmen portofolio dapat digunakan untuk berbagai keperluan, diantaranya:

  1. Mendokumentasikan kemajuan siswa dalam kurun waktu tertentu.
  2. Mengetahui bagian-bagian yang perlu diperbaiki.
  3. Membangkitkan kepercayaan diri dan motivasi untuk belajar.
  4. Mendorong tanggung jawab siswa untuk belajar.

Adapun bentuk-bentuk asesmen portofolio diantaranya sebagai berikut:

  1. Cacatan anekdotal, yaitu berupa lembaran khusus yang mencatat segala bentuk kejadian mengenai perilaku siswa, khususnya selama berlangsungnya proses pembelajaran. Lembaran ini memuat identitas yang diamati, waktu pengamatan dan lembar rekaman kejadiannya.
  2. Ceklist atau daftar cek, yaitu daftar yang telah disusun berdasarkan tujuan perkembangan yang hendak dicapai siswa.
  3. Skala penilaian yang mencatat isyarat tujuan kemajuan perkembangan siswa.
  4. Respon-respon siswa terhadap pertanyaan
  5. Tes skrinning yang berguna untuk mengidentifikasi keterampilan siswa setelah pengajaran dilakukan, misalnya: tes hasil belajar, PR, LKS, dan laporan kegiatan lapangan.

Penilaian portofolio dapat digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya seperti yang dikemukakan oleh Berenson dan Certer (1995:184) yaitu:

  • Mendomentasikan kemajuan siswa selama kurun waktu tertentu.
  • Mengetahui bagian-bagian yang perlu diperbaiki.
  • Membangkitkan kepercayaan diri dan motivasi untuk belajar.
  • Mendorong tanggung jawab siswa untuk belajar.

Sedangkan menurut Gronlund (1998 : 158), portofolio memiliki beberapa keuntungan,yaitu:

  • Kemajuan belajar siswa dapat terlihat dengan jelas.
  • Penekanan pada hasil pekerjaan terbaik siswa memberikan pengaruh positif dalam belajar.
  • Membandingkan pekerjaan sekarang dengan yang lalu memberikan motivasi yang lebih besar dari pada membandingkan dengan milik orang lain.
  • Keterampilan asesmen sendiri dikembangkan mengarah pada seleksi contoh pekerjaan dan menentukan pilihan terbaik yang dilakaukan
  • Memberikan kesempatan siswa bekerja sesuai dengan perbedaan individu (misalnya siswa menulis sesuai dengan tingkat level mereka tetapi sama-sama menuju tujuan umum).
  • Dapat menjadi alat komunikasi yang jelas tentang kemajuan belajar siswa bagi siswa itu sendiri, orang tua, dan lainnya.

Pada contoh portofolio pribadi merupakan contoh portofolio yang menjelaskan tentang diri sendiri kebanyakan jenis portofolio pribadi ini untuk meningkatkan rating kamu baik itu di website yang kamu kelola mapun juga ingin dilapirkan sebagai salah satu berkas dalam melamar kerja.

Untuk contoh portofolio lamaran kerja yang dilakukan ada dua versi yang dapat kamu gunakan. Versi pertama merupakan versi untuk yang based on paper atau berbentuk yang  sederhana. Biasanya bentuk ini digunakan untuk melamar diperusahan yang tidak membutuhkan desain grafis atau keahlian seni lainnya.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Freelance Adalah

ronisafaat
2 min read

Teknik Negoisasi

ronisafaat
2 min read

Personal Branding

ronisafaat
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *