ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Cara Meningkatkan Penjualan Produk di Instagram dengan IGTV

2 min read

Seperti yang kita ketahui bahwa pada bulan Juni kemarin Instagram telah meluncurkan produk terbarunya yaitu IGTV. Lalu apa sebenarnya apa saja isi dan fitur Intagram TV ini?

IGTV adalah penyempurnaan Instagram sendiri untuk menampilkan konten video, yang sebelumnya hanya 60 detik sekarang bisa sampai dengan 10 menit.

Konsepnya sendiri bisa dibilang mirip dengan youtube. Namun kita tidak akan membahas tentang konsep mereka, sebagai seorang pedagang atau entrepenuere kita akan melihat dengan kacamata bisnis dan pangsa pasar baru.

Berikut beberapa cara untuk meningkatkan penjualan produk atau setidaknya melebarkan sayap bisnis kita dengan IGTV:

Cara Meningkatkan Penjualan Produk di Insatgram dengan IGTV
sumber androidcentral.com/instagram-announces-igtv

1) Membuat konten iklan dengan video

Salah satu konten yang sangat berpengaruh dalam iklan adalah video. Jika sebelumnya kita hanya membuat video singkat dengan instagram kini dengan IGTV kita bisa membuat konten video lebih panjang dan detail.

Tapi kita tetap harus memperhatikan komposisi dan kenyamanan audience kita dengan tidak membuat video yaang sangat membosankan. Dalam aturan komposisi konten video promosi adalah 80% informasi dn 20% iklan.

Dengan kemungkinan ini orang akan lebih tertarik untuk melihat lebih jauh tentang produk atau jasa yang kita tawarkan.

2) Optimasi Follower Aktif

Dengan mengetahui jumlah berapa audience dan pangsa pasar kita yang telah ditampilkan dalam fitur Insight dalam IGTV, kita dapat menentukan langkah seanjutnya untuk mengoptimalkan prnjualankita.

Misal dengan data insight yang mengatakan beberapa orang ini telaj melihat dan menyukai video anda,maka terbentuklah sebuah perkumpulan pasar yang strategis yang harus kita tekankan dan lebih giat lagi untuk menawarkan produk kita terhadap perkumpulan tersebut.

Setidaknya data yang telah dikumpulkan oleh IGTV lebih intens dibanding kita mendapat informasi dari insight yang ditampilkan oleh post intagram biasa. Karena orang yang telah melihat atau menyukai video kita setidaknya mereka harus bekerja dua kali untuk mendapatkan informasi tentang produk kita.

Pertama mereka harus melihat Instagram terlebih dahulu baru memutuskan untuk melihat lebih dalam. Itu menandakan mereka sangat tertarik untuk melihat produk kita.

Jadi kita harus bisa mengoptimalkan benar data yang telah terkumpul, ini bisa menjadi satu ladang yang sangat bangus dan subur tentunya.

3) Membuat video secara berkala dan terjadwal

Bagaimanapun sesatu yang terjadwal akan selalu terlihat lebih bagus dan lebih diperhatikan. Orang akan melihat kita sebagai sebuah sistem yang terkoordinasi dengan baik dan pantas untuk dilhat dan dikonsumsi oleh mereka.

Jangan terlau sering mengunggah video dalam satu waktu, itu hanya akan membuat waktu dan malah merusak brand yang telah kita bangun selama ini. Mereka akan sangat cepat untuk menilai kita hanyalah tukang spammer belaka.

Jika kita telah mendapatkan predikat “spammer” maka kita akan sangat kesusahan untuk membangun produk kita lagi. Namun kita harus tetap mengisi video kita dalam beberapa jadwal.

Kita harus menunjukan bahwa kita masih ada dan kita siap untuk melayani konsumen. Kita harus memunculkan bahwa produk kita masih banyak dicari orang dan kita masih menjualnya.

Mengungah video secara berkala juga dapat menambah dan menjaga brand yang telah kita bangun untuk keseksesan produk yang kita jual. Bagamanimanapun sebah Branding adalah halyang sangat telak untuk diperhintungkan.

Baca juga Cara Membangun Brand Perusahaan / Produk Anda dengan Baik

4) Riset menggunakan data yang telah terkumpul

Setelah mendapatkan data tentang orang yang benar tertarik oleh produk kita, kita harus mengolah data tersebut untuk kepentingan iklan ataupun kebijakan yang akan kita ambil selanjutnya.

Misalnya begini, dalam data yang kita peroleh kebanyakan yang menyukai dan melihat produk kita adalah adalah usia 17-20 tahun. Sedangkan target penjualan produk kita harusnya usia 22 tahun keatas, maka dalam iklan maupun konten selanjutnya kita harus merubah target dan tempat promosi kita.

Kita dapat terlebih dahulu beriklan untuk menambah jumlah follower yang berusia 22 tahun keatas. Sehingga dalam promosi selanjutnya produk kita dapa menawarkan pada orang dan pangsa pasar yang tepat sehingga penjualan kita lebih optimal.

5) Selalu menampilkan hal yang baru

Carilah terus inovasi dan ide-ide baru, mereka akan mengantarkan kita pada hasil yang memuaskan.

Saya tidak akan menuliskan langkah untuk menemukan ide, karena setiap orang mempunyai cara pemahaman sendiri-sendiri bagaimana tentang menemukan sebuah ide maupun inovasi yang bisa dibilang cemerlang.

Yang perlu saya tekankan adalah jangan takut untuk mencoba ide atau inovasi yang telah kita buat. Penerapan ide adalah segalanya untuk pemuasan batin dan kepuasan pikiran kita sendiri.

Jangan takut akan hasil tapi takutlah tentang cara berproses. Proses bisa sangat panjang namun jika kita punya jalan pinta satau alternatif mengapa tidak.

Baca Juga Cara Melatih Pemikiran (Cara Berpikir) untuk Pengembangan Diri

Itulah beberapa cara untuk meningkatkan penjualan produk di instagram dengan IGTV. Sebenarnya ini masih terlalu dini untuk diakhiri, tetapi dalam kesempatan lain saya akan melanjutkan postingan dan diskusi ini. Saya rasa cukup sekian untuk saat ini dan salam Semaur!!..

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Usaha Kecil Menengah

ronisafaat
2 min read

Perencanaan Usaha

ronisafaat
2 min read

Konsep Pemasaran

ronisafaat
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *