ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Bosen Kerja di Kantor? Baca Tips Memulai Bisnis Rumahan

3 min read

bisnis rumahan

bisnis rumahanSemua orang yang menginginkan bekerja hanya dari rumah, mengatur jam kerja kita sendiri dan menjadi bos untuk diri kita sendiri. Sering kali kita melihat iklan online dan di media cetak, menghasilkan jutaan rupiah per minggu hanya dengan bekerja dari rumah. Ini penipuan !! Mereka hanya ingin Anda membeli beberapa informasi yang tidak produktif, yang sebenarnya tersedia secara gratis dan merka jual dengan harga yang lumayan tinggi. Bisnis rumahan yang sebenarnya adalah bisnis yang bermula dari profit yang terbatas dan mempunyai jangka yang realistis.

Mereka sering gagal, tetapi dengan disiplin dan belajar dari kesalahan, mereka dapat berhasil pada akhirnya. Membangun bisnis rumahan yang menguntungkan dengan modal sedikit atau bahkan tanpa modal. Coba bayangkan, Steve Jobs memulai Apple (AAPL) sebagai bisnis rumahan hanya dengan garasi orang tuanya. Orang sering mempertimbangkan untuk memulai bisnis rumahan karena berbagai alasan. Yang umum termasuk:

  • Tambahan, penghasilan sampingan untuk pekerjaan utama
  • Ketidakmampuan untuk meninggalkan rumah (cedera, kehamilan, dll.)
  • Keinginan untuk menjadi seorang pengusaha
  • Memiliki ide yang dapat dipasarkan, dan mempunyai cukup modal untuk mengeksplorasinya

Seperti Membuat Toko Jus Buah, Itu adalah Bisnis Rumahan

Anda dapat memulai bisnis rumahan yang menjual apa pun. Pemikiran anda hanya dibatasi oleh jangka imajinasi adna dan peraturan negara atau kepercayaan anda. Mari kita ambil model bisnis paling sederhana untuk bisnis rumahan, toko jus buah. Stand jus buah tidak memiliki biaya tambahan gedung, karena sudah diatur di halaman depan rumah Anda sendiri.

Anda bertanggung jawab untuk mengendalikan produksi jus, dan Anda mendapatkan gambaran jelas pada margin keuntungan – berapa yang Anda hasilkan antara biaya modal sebotol jus dan harga yang Anda minta. Anda sadar akan pengaruh setiap perubahan pada cuaca – variabel utama – akan memengaruhi penjualan atau penawaran dan permintaan produk anda. Anda tahu bahwa jika Anda tidak dapat menjual produk tepat waktu, produk Anda akan sia-sia dan kehilangan laba, dan pada akhirnya menyebabkan kebangkrutan usaha Anda. Sesederhana itu, dan contoh klasik ini memiliki semua komponen dari bisnis rumahan kecil.

Bagaimana seharusnya kita memulai bisnis rumahan?

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan untuk disiapkan:

1. Ketahuilah bakat Anda sendiri

  • Apa yang kamu kuasai?
  • Apakah Anda memiliki keterampilan atau produk yang dapat dipasarkan?

2. Ketahuilah kekuatan dan kelemahan Anda

  • Fokus pada kekuatanmu
  • Temukan orang lain yang dapat membantu Anda menyelesaikan tugas dalam kelemahan anda. Ini dapat mencakup karyawan jarak jauh yang juga ingin bekerja dari rumah, atau keluarga dan teman dekat Anda.

3. Atur (organisasi) ide Anda

  • Tentukan yang mana yang layak
  • Tulis rencana bisnis yang komprehensif

Jika Anda berfokus pada layanan kontrak (service), Anda mungkin perlu membangun portofolio kerja untuk mengiklankan karya Anda sebelumnya. Misalnya, desainer grafis dan web memerlukan portofolio komprehensif untuk ditampilkan pada klien. Asisten virtual membutuhkan testimonial dan konsultasi gratis untuk klien.

Jika Anda ingin fokus pada bisnis berbasis produk, seperti membuat selimut atau keranjang souvenir, Anda harus memiliki hambatan produksi yang realistis berdasarkan kemampuan Anda saat ini. Menilai biaya dasar produk Anda dan margin keuntungan. Jika Anda beroperasi sendiri, tidak realistis untuk memenuhi 100 pesanan setiap hari. Mulai dari yang kecil, dan jangan menggigit lebih dari yang bisa Anda kunyah. Tumbuh perlahan, dan pekerjakan lebih banyak orang untuk membantu jika Anda telah memiliki pesanan tetap. Tetapkan batas pesanan untuk menghindari kebanjiran pesanan dan kehilangan kredibilitas tepat waktu.

Meninjau Model Bisnis dan Arus Kas Anda

Sekarang Anda harus melihat apakah model bisnis Anda benar-benar dapat menguntungkan. Jika Anda sebelumnya hidup dari gaji ke gaji dengan hanya menyisakan sedikit tabungan dari pekerjaan anda sebelumnya, maka memulai bisnis rumahan dapat menjadi usaha yang sangat menegangkandan menantang. Namun, jika Anda memiliki simpanan tabungan yang cukup besar, ini bisa menjadi lebih mudah dan memungkinkan lebih banyak kejelasan dalam keputusan Anda.

Misalnya, jika Anda memutuskan untuk menjual souvenir kecil buatan tangan seharga Rp. 20.000, dan Anda dapat memproduksi dan menjual sepuluh per hari dengan biaya bahan sebesar Rp. 15.000, Anda dapat menghasilkan Rp. 50.000 per hari secara teoritis, dan hingga Rp. 1.500.000 per bulan. Itu contoh yang hanya sedikit menyentuh kata optimis, dan bahkan jika anda bekerja tanpa istirahat 365 hari melalui tahun kalender, Anda hanya akan menghasilkan Rp. 18.000.000 per tahun.

Itu tampak seperti bekerja sangat keras untuk gaji biasa-biasa saja. Namun, jika Anda meningkatkan kemampuan produksi Anda dan mempekerjakan beberapa kaeryawan pengrajin. Anda dapat dengan mudah menggandakan atau tiga kali gaji Anda. Bahkan lebih baik lagi, Anda dapat menyewa seorang manajer tim untuk mengawasi operasi dan anda dapat mengambil cuti sedangkan usaha Anda berjalan sendiri. Waktu dan upaya yang dibutuhkan untuk membuat suatu produk adalah variabel kunci dalam kelangsungan hidup sebagian besar bisnis rumah.

Baca juga : 8 Tips Kisi-kisi Menemukan Produk untuk Usaha dan Bisnis

Keuntungan Sedikit, Volume Penjualan Sebanyak-banyaknya

Pendekatan low-margin, volume tinggi, seperti contoh yang disebutkan di atas, pasti akan lebih berhasil daripada pendekatan dengan margin tinggi, volume rendah, yang banyak diterapkan para pelaku bisnis usaha rumahan. Misalnya, jika Anda dapat memproduksi vas bunga buatan sendiri dengan modal seharga Rp. 10.000 dan pelanggan bersedia membayar Rp. 100.000 untuk setiap potong, tetapi Anda hanya mampu menghasilkan satu per minggu, maka Anda hanya akan menghasilkan kurang dari Rp. 360.000 per bulan, atau Rp. 4.320.000 per tahun, yang tidak mungkin untuk memenuhi kebutuhan hidup anda. Ini adalah hambatan besar bagi banyak pengusaha yang mencoba memulai bisnis rumahan berbasis seni seperti patung, lukisan, atau fotografi, karena pilihan Anda akan dibatasi oleh keterampilan dan pengaruh gaya tanda tangan khusus anda sendiri.

Jika bisnis rumahan Anda dimaksudkan untuk menambah penghasilan Anda, itu mungkin menjadi usaha yang sedikit memberi beban pemikiran. Lagi pula, jika itu usaha rumahan anda jatuh, setidaknya masih memiliki pekerjaan tetap Anda.  Namun, jika Anda berencana mencurahkan seluruh waktu Anda untuk bisnis rumahan Anda, Anda harus memastikan Anda memiliki cukup tabungan untuk melalui beberapa rintangan lubang jalan yang cukup besar. Terutama di awal, ketika biaya pemasangan awal, terutama periklanan, dapat mengejutkan saldo bulanan Anda jauh masuk ke dalam zona merah. Meskipun tidak ada jalan pintas dalam bisnis rumahan, seperti yang diklaim banyak pengiklan betebaran. Kerja keras dan ketekunan dapat membuahkan hasil dalam jangka panjang.

 

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Perencanaan Usaha

ronisafaat
2 min read

Konsep Pemasaran

ronisafaat
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *