ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Algoritma

1 min read

Bentuk Algoritma Dasar

Algoritma adalah suatu cara atau langkah sistematis dan terukur untuk melakukan pemecahan suatu masalah atau pencapaian tertentu. Algoritma matematika atau komputer biasanya digunakan untuk menghitung baik angka maupun hal yang berkaitan dengan pemecahan masalah atau persoalan.

Dalam penerapannya algorithm sangat membantu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan atau proses yang akan dan telah dicapai oleh manusia. Pengertian algoritma pun menjadi sangat luas baik karena peranannya maupun karena hasil penggunannya yang luas.

Apakah itu algoritma komputer? adalah kumpulan perintah yang dibuat oleh manusia untuk melakukan sebuah penyelesaian masalah secara berulang. Dalam komputer sering juga algorithm megambil peran penuh pada pegoperasiannya. Pembuatan software atau aplikasi dalam komputer juga dihasilkan oleh perhitungan algorithm yang telah disusun sedemikian rupa,

Algoritma matematika menjadi dasar perhitungan untuk mencapai pemecahan masalah yang ada. Melakukan perhitungan berulang pada permasalahan yang sama lalu diautomatisasi. Perhitungan matematika selalu mendekati benar, sehingga penerapan algorithm akan selalu mencapai setidaknya sempurna.

Berikut Klasifikasi dan Bentuk Algoritma Dasar yang ada disekitar kita :

1. Algoritma Sekuensial (Sequence Algorithm)

Sequence Algorithm adalah model pemecahan masalah atau penggunaan prosedur yang dalam penggunaannya yang berurutan dan melangkah dengan sistematis.

Bentuk AlgoritmaDasar

Sequence algorithm sering kita jumpai dalam kegiatan sehari-hari. Bahkan semua kegitan sekuensial tidak bisa terlepaskan dari kegiatan kita sehari-hari.

Contoh sequence algorithm adalah :

  1. Memasak : Dalam memasak maka kita akan menggunakan metode atau tata cara beurutan
  2. Berkendara : Dalam berkendara kita juga harus melalui proses dan tata cara secara beurutan mulai dari menyiapkan perlengkapan berkendara hingga sampai ditujuan
  3. Makan : Mulai dari mengambil piring di rak dan berakhir pada suapan tiap sendok yang akan masuk kedalam mulut kita kan melalui proses dari awal hingga akhir

2. Algoritma Perulangan (Looping Algorithm)

Bentuk AlgoritmaDasar

Seperti pada namanya, dalam looping algorithm ini mereka akan mengakomodasi kegiatan berulang menjadi sebuah sistem yang otomatis dan berjalan teratur.

Looping algorithm memiliki banyak kecenderungan mencapai titik jenuh dan menuntut sistem algorithm yang baru. Walaupun begitu looping algorithm juga menjadi jawaban terbaik unutk menyelesaikan masalah berulang sehingga bisa diautomatisasi menggunkan sumber daya yang cenderung lebih rendah.

Contoh Algoritma Perulangan (Looping Algorithm) :

Pada kegiatan menyetrika baju yang dilakukan manusia, maka akan melaui tahapan algorithm berikut:

  1. Siapkan alat setrika
  2. Siapkan meja dan alas penyetrikaan
  3. Sambungkan setrika pada listrik
  4. Atur suhu sesuai dengan kebutuhan bahan pakaian Anda
  5. Taruh pakian kusut anda pada meja dan lebarkan
  6. Setrika dengan merata
  7. Lipat pakian Anda dengan rapi
  8. Ulangi langkah 4 – 7 sampai pakian kusut Anda selesai disetrika

Maka dalam proses tersebut mengharuskan langkah berulang yang menjadi satu-satunya cara agar permasalahan pakaian kusut selesai.

3. Algoritma Percabangan atau Bersyarat (Conditional Algorithm)

Bentuk AlgoritmaDasar

Conditional Algorithm adalah pemecahan masalah dengan menggunakan proses atau langkah yang digunakan akan berhubungan satu sama lain. Proses algorithm selanjutnya dapat dilakukan jika syarat pada proses sebelumnya telah terpenuhi dan dilakukan dengan benar.

Dalam Conditional algorithm, maka proses yang dilakukan akan saling beralasan. Sehingga ketika ada langkah yang tidak terpenuhi maka proses penyelesaian tersebut akan emnemukan masalah dan akan lebih lambat untuk diselesaikan atau cenderung tidak selesai dilaksanakan.

Contoh Algorithm Percabangan atau Bersyarat (Conditional Algorithm) :

Pada proses menjemur pakian, maka akan terjadi proses algorithm sebagai berikut :

  1. Siapkan tali jemuran
  2. Peras pakian yang telah dicuci agar kandungan airnya berkurang
  3. Bentangkan pakian basah di tali jemuran
  4. Biarkan jemuran dibawah sinar matahari sampai kering
  5. Angkat jemuran yang telah kering

Syarat algorithm yang terjadi disii berada pada proses 4, dimana kita harus membiarkan sinar matahari megeringkan pakian kita sampai kering. Maka jika pakian belum kering maka kita tidak dapat melaksanakan langkah 5 untuk menyelesaikan proses pemecahan masalah tersebut.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!