ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Pengertian Akomodasi Adalah

5 min read

Pengertian Akomodasi Adalah

Akomodasi adalah kalimat yang sering kita dengan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh akomodasi yang paling sering kita temui seperti akomodasi perjalanan, biaya akomodasi penginapan dan lain-lain.

Untuk mengenal lebih jauh apa itu apakah itu akomodasi, semaur.com kali ini akan membagikan pembahasan mengenai Pengertian dan Contoh Akomodasi. Dalam hal yang lain akomodasi akan sangat berkaitan dengan Konsumsi

a. Akomodasi Adalah

Akomodasi merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah atau konflik yang terjadi antara dua pihak atau lebih sehingga tercapai suatu keadaan yang lebih kondusif. Pendapat lain mengatakan arti akomodasi adalah suatu cara untuk menyelesaikan masalah antara beberapa pihak tanpa menjatuhkan salah satu pihak.

Dengan adanya akomodasi maka diharapkan semua pihak yang bertikai mendapatkan win-win solution sesegera mungkin. Akomodasi adalah istilah yang sering dipakai sosiolog untuk mendeskripsikan suatu keadaan dimana individu maupun kelompok yang sedang bersaing/ berkonflik berusaha menyesuaikan hubungan mereka sehingga dapat mengatasi masalah yang sedang terjadi.

Sebenarnya, istilah akomodasi sering digunakan untuk beberapa bidang. Misalnya psikologi, traveling, dan mata. akomodasi yang berkaitan dengan psikologi.

  • Psikologi, kata akomodasi yang berkaitan dengan penyesuaian tingkah laku manusianya.
  • Traveling, kata akomodasi yang berhubungan dengan fasilitas penginapan bagi orang sedang berpergian, contohnya hotel dan losmen.
  • Mata, kata akomodasi yang berhubungan dengan penyesuaian mata untuk melihat atau pemfokusan penglihatan.

b. Akomodatif adalah

Pengertian Akomodasi Adalah

Akomodatif Adalah Sikap Seseorang yang Dapat Menyesuaikan Dirinya.

1. Di Dalam Bidang Kebutuhan

Misalkan :

  • Kebutuhan Primer 
  • Kebutuhan Sekunder

2. Di Dalam Alam sekitar

Misalkan :

  • Di Daerah Kota
  • Di Daerah Desa

c. Contoh akomodasi dan bentuknya

1. Koersi (coercion)

Koersi adalah bentuk akomodasi dimana pihak yang kuat mendominasi atas pihak yang lemah. contohnya, perbudakan. Perbudakan yaitu dominasi majikan terhadap budak dimana tak jarang melibatkan kekerasan fisik. Budak tak punya apa-apa bahkan dirinya sendiri pun dimiliki oleh majikannya. Bentuk akomodasi dalam perbudakan contohnya, seorang majikan yang menyuruh budaknya untuk membangun kandang kuda. Seorang budak tidak bisa mengelak, akhirnya ia bangun kandang kuda karena tak mau berkonflik dan bersitegang.

2. Kompromi (compromise)

Kompromi adalah bentuk akomodasi dimana pihak yang saling bertentangan mengurangi tuntutan untuk meredakan ketegangan. Sebagai contoh, seorang polisi lalu lintas yang mengadakan operasi tanpa surat tugas. Ketika menilang seorang pengendara dan minta uang, pengendara tersebut mau ngasih uang damai asalkan sepuluh ribu rupiah saja. Polisinya nggak mau karena kurang. Pengendara mengancam akan melaporkan pada atasannya karena ternyata polisi tersebut tidak punya surat tugas. Akhirnya, polisi tersebut menurunkan tuntutannya jadi dua ribu rupiah saja, pengendara kasih duit dan tidak jadi melaporkannya.

3. Abitrasi (arbitration)

Arbitasi adalah bentuk komprom yang dibentu oleh pihak ketiga. Sebagai contoh, seorang suporter bola berantem dengan salah satu pemain klub idolanya karena kesal klubnya kalah terus. Pada awalnya, keduanya cekcok dan saling ejek ketika bertemu di jalan. Pemain dibilang tidak becus, supporter dibilang cuma bias nonton doang. Lalu cekcok berujung pada perkelahian dan saling ancam. Konflik kedua pihak tersebut akhirnya diselesaikan setelah manajemen klub mempertemukan mereka. Manajemen klub mengambil sikap dan menuntut keduanya untuk saling bermaafan. Manajemen klub adalah pihak ketiga.

4. Mediasi (mediation)

Mediasi adalah bentuk arbitrasi tetapi pihak ketiga bersikap netral. keputusan berada di tangan pihak-pihak yang berkonflik. Contoh yang bisa disampaikan di sini, misalnya, versi lain dari contoh sebelumnya, yaitu manajemen klub bersikap netral. Seorang pemain dan suporter yang berkonflik dimintai sikapnya apakah mau lanjut saling ancam atau disudahi saja.

5. Konsiliasi (conciliation)

Konsiiasi adalah bentuk akomodasi dengan mempertemukan ekspektasi antara pihak-pihak yang berkonflik agar tercapai kesepakatan bersama. contohnya, suporter mogok nonton karena klubnya kalah terus. Kemudian manajemen tim mengundang para pemain untuk dipertemukan dengan perwakilan suporter agar menghentikan mogok nonton.

6. Toleransi (tolerance),

Toleransi adalah bentuk akomodasi yang terjadi spontan atau tidak direncanakan sama sekali. contohnya, ketika bulan puasa di negara mayoritas muslim, mereka yang tidak puasa tidak makan ditempat terbuka sebagai bentuk toleransi terhadap mereka yang berpuasa. Ketika natal tiba, seorang yang tidak merayakan mempersilahkan orang lain yang merayakan natal untuk merayakannya tanpa mengganggunya.

7. Stalemate

Stalemate adalah bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang bertikai memiliki kekuatan yang relatif seimbang sehingga pertikaian yang terjadi mereda dengan sendirinya seiringnya waktu. Sebagai contoh, di Eropa pertikaian antara blok barat dan blok timur mereda dengan sendirinya karena kekuatan mereka yang relatif seimbang. Konflik mereda bisa pula disebabkan oleh kejenuhan karena terlalu lama bersengketa tanpa adanya pihak yang menang dan yang kalah.

8. Ajudikasi (ajudication)

Ajudikasi adalah bentuk akomodasi dimana penyelesaian sengketa dilaksanakan di     sebuah pengadilan. Contoh, konflik rumah tangga beberapa artis terkemuka yang diguncang pertikaian sehingga proses penyelesaiannya harus dibawa ke meja hijau. Keputusan pengadilan menjadi penentu bagaimana pertikaian sebaiknya diselesaikan.

9. Displacement

Displacement adalah bentuk akomodasi dimana adanya pengalihan perhatian anatara kedua belah pihak yang berkonflik. Sebagai contoh, invasi Amerika dengan dukungan Inggris ke Timur Tengah untuk perang melawan terorisme. Senjata pemusnah masal di Iraq menjadi kedok invasi. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah kepentingan geopolitik untuk menguasai minyak. Persengketaan berakhir setelah adanya senjata pemusnah masal terbukti fiktif belaka dan mereka dapat minyak.

10. Konversi (conversion)

Konversi adalah bentuk akomodasi dimana salah satu pihak menerima pendirian pihak lain sehingga konflik mereda. Sebagai contoh, keluarga mempelai perempuan yang awalnya tidak merestui pernikahan anaknya akhirnya mau merestuinya demi kebaikan anaknya. Pihak keluarga laki-laki dari awal merestui keduanya namun ada sebuah kesepakatan baru yang dicapai setelah pihak keluarga perempuan menkonversi tuntutannya dari tidak merestui menjadi merestui

d. Tujuan Akomodasi

Adapun beberapa tujuan akomodasi adalah sebagai berikut:

  • Meminimalisir terjadinya konflik antar individu atau kelompok yang diakibatkan oleh adanya kesalah pahaman.
  • Mencegah potensi terjadinya konflik lebih besar yang bisa mengakibatkan peperangan.
  • Memungkinkan terwujudnya kerjasama antara beberapa kelompok sosial yang hidup secara terpisah karena perbedaan budaya dan faktor sosial.
  • Menyatukan kelompok-kelompok sosial yang berlatar belakang berbeda namun memiliki tujuan yang sama.

e. Bentuk dan Macam-macam Akomodasi

Adapun bentuk-bentuk akomodasi adalah sebagai berikut:

1. Kompromi

Kompromi yaitu bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang berkonflik melakukan musyawarah untuk mengurangi tuntutannya sehingga konflik dapat diselesaikan dengan lebih mudah dan segera.

2. Konsiliasi

Konsiliasi adalah bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang bertikai melakukan pertemuan untuk mencari jalan tengah dari masalah yang terjadi sehingga pertikaian dapat diselesaikan.

3. Stalemate

Stalemate yaitu bentuk akomodasi dimana salah satu pihak yang bertikai berhenti pada satu titik tertentu sebagai akibat terjadinya keseimbangan kekuatan pada masing-masing pihak.

4. Coercion

Coercion adalah bentuk akomodasi dimana pelaksanaannya dilakkukan dengan cara paksa. pada Umumnya Coercion yang dilakukan karena salah satu pihak yang bertikai berada pada posisi yang lebih lemah, atau kekuatannya tidak seimbang.

5. Arbitrasi

Arbitrasi adalah bentuk yang dimana pelaksanaannya menghadirkan pihak ketiga yang berperan sebagai penengah atau perantara. Pihak ketiga tersebut dipilih atas persetujuan pihak-pihak yang berselisih sehingga mereka dapat melakukan komprominya.

6. Toleransi

Toleransi adalah suatu bentuk akomodasi yang pada pelaksanaannya mengandalkan asas saling pengertian antar pihak yang berselisih. Toleransi dilakukan tanpa ada persetujuan dari salah satu atau kedua pihak yang berselisih.

7. Ajudikasi

Ajudikasi yaitu bentuk akomodasi dimana pelaksanaannya melalui proses pengadilan untuk menyelesaikan masalahnya. pada Umumnya ajudikasi dilakukan jika pihak-pihak yang berselisih tidak dapat menyelesaikan masalah dengan berbagai cara.

Contoh dan Jenis-jenis Akomodasi

1. Hotel

Hotel yaitu salah satu jenis akomodasi  yang menggunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersil.

2. Motel

Ada beberapa pengertian tentang motel, yaitu:

a. Bangunan yang terletak di luar pusat kota dan daerah sekat high way (jalan raya), biasanya pada bangunan itu disediakan penginapan dalam bentuk apartemen dan dapat untuk tempat tinggal kurang dari 24 jam saja, apartemen itu memiliki pintu masuk  tersendiri dan satu garasi atau tempat parkir mobil.

b. Gabungan dari dua kata, yakni motor dan hotel, yaitu hotel yang menyedikan fasilitas khusus, yakni kendaraan bermotor.

c. Motor hotel, yaitu sejenis akomodasi yang biasanya terdapat di antara dua kota besar, tempat para pengendara mobil dapat beristirahat sesudah perjalanan jauh dan baru meneruskan perjalanannya pada keesokan harinya; mobil pemilik dapat diparkir dekat dengan  kamarnya.

3. Gust House

Sejenis akomodatif yang dapat dimiliki oleh suatu perusahaan atau instansi yang diperuntukkan bagi para tamu yang akan menginap dan mendapatkan pelayanan makan dan minum. guest house merupakan akomodasi yang mempunyai fasilitas sederhana. Yang termasuk dalam jenis ini, di Indonesia dikenal dengan nama Pondok Wisata.

4. Youth Hostel

Adalah bangunan bagi para pejalan muda, penaik sepeda, dan sebagainya dapat tinggal dan makan atau menyediakan makanannya sendiri dengan murah.

5. Apartemen

a. Apartement

Bangunan yang menyediakan jasa akomodasi jangka yang lama untuk sejumlah orang dalam unit tersendiri  dengan suatu dapir dan ruang tunggal atau ruang makan.

b. Apartement Hotel

Bangunan bercorak hotel yang terdiri dari beberapa apartement yang tidak menyediakan jasa catering (pelayanan).

6. Sanotarium

Tempat peristirahatan yang menyediakan tempat penginapan dan hidangan makanan diet bagi warga wisatawan – wisatawan yang menderita penyakit tertentu.

7. Pension

a. Rumah penginapan

b.  Bentuk lain dari akomodasi bagi wisatawan, baisanya juga disediakan beberapa penginapan dan makanan pagi dengan biaya yang murah, terutama di Eropa.

c. Bisa juga dikatakan sebagai hotel kecil  yang menyediakan makan pagi tamu dengan tariff terterntu. Perlengakpannya diatur menurut tingkat dan kepentingan tamu. Usaha penginapan dengan makan dalam bentuk kecil biasanya hanya menempati satu atau dua lantai suatu bangunan bertingkat. Dalam bentuk ini menyediakan ruangan umum.

8. Bungalow

9. Ryokan

10. Mess

11. Home stay

12. Logement (Losmen)

13. Inn

14. Hospiz

15. Rooming House

16. Schutzhutte

17. Cottage

18. Kurhotel atau Kurpension

19. Hostel atau asrama

20. Minshuku

21. Perkemahan

22. Foresteire

23. Pusat Peristirahatan

24.  Rumah Istirahat

Itulah diatas pembahasan mengenai pengertian akomodasi adalah sesuatu hal yang baik untuk diketahui. Telas disebutkan juga contoh dan tujuan akomodatif diartikel ini, semoa bermanfaat.

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *