ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

8 Tips Menjawab Pertanyaan Interview dengan Sukses

3 min read

pertanyaan intervew

pertanyaan intervewInterview atau wawancara adalah hal yang sangat penting dalam proses pencarian pekerja atau karyawan. Untuk mempermudah anda mengahadapi interview perusahaan yang akan anda lamar, Semaur membuat panduan 8 tips menjawab pertanyaan interview atau wawancara. Panduan dan tips ini akan membantu anda sukses dalam sesi interview sehingga anda bisa masuk dalam perusahaan yang anda impikan. Jangan sampai anda pergi interview tanpa persiapan yang matan. Berikut tips untuk menghadapi interview dengan tenang dan sukses:

  1. Pelajari Profil Perusahaan

Anda harus mengerti betul perusahaan yang anda lamar tersebut. Bacalah deskripsi dan profil perusahaan, pada bidang apa perusahaan tersebut bekerja, apa keunggulan mereka, apa yang mereka butuhkan dan lain sebagainya yang mencakup nilai pribadi perusahaan. Pewawancara akan sangat memperhatikan anda ketika mereka mengajukan pertayaan interview atau mengajak diskusi mengenai hal-hal yang relevan dan dalam monteks perusahaan mereka. Anda harus memastikan Anda memahami dengan jelas struktur perusahaan, misi dan nilai jual mereka, serta produk dan layanan yang mereka tawarkan.

Ini menunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda bukan hanya berusaha untuk melakukan riset. Tapi juga memastikan bahwa Anda menjawab dan mengajukan pertanyaan dalam konteks dan arah yang sesuai dengan perusahaan.

2. Memahami Konteks

Ini mengarah pada ruang lingkup yang lebih kecil yang akan anda kuasai. Anda harus benar-benar memahami konteks dan nilai perusahaan saat ini. Apakah perusahaan membutuhkan Anda? Apakah Anda hanya nama di tumpukan, seperti yang lain? Seperti apa kondisi pasar kerja saat ini?

Semua ini berdampak pada pencitraan yang anda bentuk terhadap diri anda sendiri. Seberapa pengaruh anda, jika anda diterima bekerja dalam perusahaan besok. Jika ruang lingkup atau pasar perusahaan anda masih kecil dengan skala pelamar kerja yang relativ masih sedikit. Maka kesempatan anda untuk diterima disi akan menajdi lebih besar. Perusahaan mendapatkan semua kebutuhan mereka ada dalam diri anda yang menguasai dan memahami konteks mereka dengan baik.

Akan tetapi jika ruang lingkup perusahaan tersebut luas. Dengan skala pencari atau pelamar kerja yang banyak, anda harus menekankan pada kualitas anda lebih dari pelamar yang lain. Anda adalah salah satu dari 100 orang yang melamar pekerjaan yang sama dengan latar belakang yang sama. Yang Anda butuhkan adalah untuk mempesona atau menarik perhatian pewawancara. Anda harus memastikan mereka mengingat nama Anda dan Anda menyoroti semua keterampilan penting Anda.

3. Keep It Positive

Selalu berpikir positif akan membuat anda lebih rileks dan nyaman. Hal ini akan membuat anda lebih bisa mengontrol diri anda dalam gerak tubuh dan komunikasi yang lebih penuh dengan senyuman dan tetap positif.  Bukan berarti Anda harus tersenyum sepanjang waktu seperti orang bodoh , tetapi Anda  tampil sebagai sosok yang hangat dan menarik. Tersenyum saat berbicara membantu Anda dan juga membantu pewawancara merasa terhubung dengan Anda.

Menjadi gugup atau terlalu kaku dan serius dalam sebuah wawancara adalah sesuatu yang harus dihindari karena Anda tidak ingin itu menjadi kesan yang buruk kepada pewawancara dan tidak memberikan kesan apapun.

baca juga Tips Cara Pintar Membuat Mood Booster Positif

4. Kesuksesan Penampilan

Berpakaian dengan rapi tak selamanya menjadi salah astu hal yang anda inginkan dalam setiap interview. Anda ingin mengenakan sesuatu yang sesuai untuk konteks wawancara Anda dan sesuai untuk suasana di perusahaan.

Jika Anda melamar di perusahaan akuntansi atau jasa keuangan, Kemeja dan setelan adalah hal yang paling pas. Jika Anda mendaftar di Silicon Valley start-up Anda akan datang dengan pakaian tipe konservatif jas dan kemeja maka akan sangat tidak cocok dan sesuai.

Sebelumnya cermati dan pahami perusahaan atau tanyakan pada teman yang sudah bekerja disana tentang kode berpakaian di perusahaan tersebut.

5. Manfaatkan Jaringan Anda

Jika Anda tidak memiliki teman yang bekerja di perusahaan yang Anda lamar. Anda mungkin memiliki teman yang bekerja di perusahaan yang mirip atau setidaknya satu yang tahu tentang perusahaan itu.Manfaatkan itu! Setiap informasi yang Anda dapat temukan tentang perusahaan membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik. Informasi tambahan ini memungkinkan Anda untuk menjawab pertanyaan interview dengan informasi yang lebih baik daripada yang lain.

Wawancara merupakan kompetisi dan Anda ingin membawa setiap senjata dan informasi yang Anda miliki ke kompetisi itu. Selain itu, terkadang Anda dapat mempelajari berbagai hal tentang perusahaan yang akan membuat Anda mungkin saja tidak ingin bekerja di sana. Lebih baik mencari tahu lebih cepat daripada membuang waktu Anda dan menghadapi pertanyaan interview pewawancara yang sedikit menyusahkan.

6. Jangan Terlalu Banyak Berbicara

Jangan Terlalu Banyak Bicara. Hal ini dapat menimbulkan kesan kontra intuitif untuk wawancara karena berpikir Anda ada di sana untuk memberi tahu mereka semua kekuatan dan kelebihan anda sendiri. Tetapi jangan Anda bungkam dan tidak berbicara sama sekali, Anda tidak ingin berlebihan. Buatlah poin Anda, tetapi jangan mengoceh, sorot kekuatan Anda, dan jangan bicara tentang semua yang pernah Anda lakukan di lingkungan kerja.

Ingat, wawancara sam halnya dengan membuat koneksi komunikasi. Tidak ada orang yang suka duduk berjam-jam hanya untuk mendengar cerita dan celotehan anda. Jika anda bisa untuk mengajak berkomunikasi dengan yang baik, saling berbagi dan berbalas cerita itu akan menjadi kesan yang positif untuk pewawancara anda. Menjawab pertanyaan interview yang diberikan dengan bahasa yang singkat dan jelas akan lebih efektif dan memberikan kesan pintar dan simple kepada anda.

7. Pikirkan Pertanyaan Interview yang Memungkinkan

Pikirkanlah pertanyaan-pertanyaan umum yang mungkin saja dipertanyakan dalam interview anda. Carilah referensi di buku maupun website tentang pertanyaan yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan dan lamar.

Pikirkan tentang beberapa jawaban Anda sebelum interview berlangsung. Jika Anda melamar untuk posisi Manajer, mungkin Anda akan ditanya tentang pengalaman Anda mengelola SDM. Jika Anda melamar untuk posisi Leader, bersiaplah untuk memberikan contoh-contoh mengarahkan orang-orang ke tujuan bersama dengan sukses.

8. Tips Cepat

Cobalah berpikir untuk ikut merasakn menjadi pewawancara. Apa yang membuat mereka senang menghadapi anda dimeja intervew dan apa yang membuat mereka merasa tidak nyaman dan tidak suka. Coba perhatikan lagi tips berikut :

  • Matikan ponselmu! Mereka meluangkan waktu untuk Anda, Anda harus memberi mereka perhatian penuh.
  • Hindari aroma yang kuat seperti cologne dan parfum.
  • Selalu berterima kasih kepada mereka atas waktu mereka di akhir wawancara.
  • Jangan bersumpah atau menggunakan bahasa gaul … sepertinya tidak terpikirkan dalam otak tetapi itu sering terjadi.
  • Bawalah salinan tambahan biodata dan surat lamaran untuk berjaga-jaga.

 

 

ronisafaat Seorang penulis blog, professional photographer dan bussines co-founder. Berkeinginan untuk menjadi bagian dari perkembangan manusia untuk manusia. Keep connected..!!

Motivasi Kerja Keras

ronisafaat
4 min read

Nama Perusahaan

ronisafaat
1 min read

Usaha Kecil Menengah

ronisafaat
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *